Total Lebih dari 93 Juta Vaksin COVID-19 Sudah Diterima Indonesia

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengungkapkan bahwa hingga saat ini, jumlah total vaksin COVID-19 yang diterima Indonesia saat ini adalah 93.728.400 dosis.

Hal itu diungkapkannya dalam konferensi pers terkait kedatangan vaksin AstraZeneca melalui COVAX Facility sebanyak 1.504.800 dosis pada Kamis malam.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam pernyataannya mengatakan bahwa pada tanggal 5 Juni 2021, sebanyak 313.100 dosis vaksin COVID-19 AstraZeneca dari COVAX, juga telah tiba di Tanah Air.

"Dengan dua kedatangan vaksin AstraZeneca tanggal 5 Juni dan 10 Juni, maka jumlah total vaksin AstraZeneca dari COVAX Facility yang diperoleh secara gratis, adalah 8.228.400 dosis vaksin jadi," kata Menlu.

"Jika ditambahkan secara keseluruhan, maka jumlah total vaksin yang telah diterima Indonesia saat ini adalah 93.728.400 dosis," kata Retno.

Secara rinci, vaksin COVID-19 di Indonesia terdiri dari 84.500.000 dosis vaksin Sinovac, 8.228.400 dosis vaksin AstraZeneca, dan satu juta dosis vaksin dari Sinopharm.

Vaksin Sinopharm

1 juta dosis vaksin Covid-19 Sinopharm dalam proses perjalanan menuju Indonesia. Jutaan vaksin asal China itu akan tiba di Tanah Air siang ini. (Istimewa)
1 juta dosis vaksin Covid-19 Sinopharm dalam proses perjalanan menuju Indonesia. Jutaan vaksin asal China itu akan tiba di Tanah Air siang ini. (Istimewa)

"Insyaallah, besok siang (hari ini), Jumat, 11 Juni 2021, akan tiba juga 1 juta dosis vaksin Sinopharm yang akan digunakan untuk program Vaksin Gotong Royong," ungkap Retno.

Retno menambahkan, Emergency Use Listing (EUL) dari World Health Organization sudah diberikan untuk tiga jenis vaksin COVID-19 yang telah dipakai di Indonesia.

"Ini tentunya menunjukkan bahwa vaksin yang dipakai di Indonesia, telah memenuhi persyaratan internasional dalam hal kualitas, keamanan, dan efektivitasnya untuk digunakan pada masa darurat kesehatan," katanya.

700 ribu Vaksinasi di Bulan Juni

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berharap agar di bulan Juni, 700 ribu vaksinasi COVID-19 di Indonesia dapat dicapai.

Hal itu diungkapkan Jokowi saat berkunjung ke pelaksanaan vaksinasi massal bagi pendidik, lansia, dan pelayan publik di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) di Depok Jawa Barat pada Rabu kemarin.

Dalam konferensi persnya, Jokowi berharap agar vaksinasi massal juga dapat dilaksanakan di daerah atau provinsi lain dan bergerak secara cepat.

"Menurut Menteri Kesehatan, selain disini hari ini juga dilaksanakan vaksinasi massal di Bandung dan Tangerang yang jumlahnya cukup banyak," kata Jokowi seperti dilansir dari siaran pers yang diterima Health Liputan6.com pada Kamis (10/6/2021).

"Kita berharap pada bulan Juni, target vaksinasi per hari 700 ribu benar-benar tercapai. Sehingga di bulan Juli 2021 kita sudah masuk pada target vaksinasi per hari satu juta," kata Presiden Jokowi.

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca

Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Perbandingan Vaksin Covid-19 Sinovac dengan AstraZeneca. (Liputan6.com/Trieyasni)

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel