Tottenham Pinjam Uang ke Pemerintah Inggris Sebesar Rp3 Triliun

Muhammad Nurhendra Saputra

VIVA – Tottenham Hotspur meminjam uang sebesar £175 juta (sekitar Rp3,1 triliun) dari Pemerintah Inggris. Peminjaman uang tersebut untuk membantu Tottenham dari dampak finansial akibat pandemi virus corona COVID-19. 

Dikutip dari ESPN, Tottenham dan Bank Inggris telah mencapai kesepakatan untuk perjanjian peminjaman sebagai bagian dari Fasilitas Pembiayaan Korporat COVID (CCFF) pemerintah. Untuk mendapatkan pinjaman tersebut, syarat ketat diberlakukan, dengan bunga sebesar 0,5 %. 

Tottenham dianggap sebagai salah satu klub dari sejumlah tim yang memenuhi syarat untuk peminjaman CCFF. Tottenham diperkirakan akan mengalami kerugian lebih dari £200 juta tahun depan (sekitar Rp3,5 triliun).

Tottenham menyatakan, peminjaman tersebut tidak akan digunakan untuk mendatangkan pemain baru. Namun nantinya akan digunakan untuk menambah modal kerja, dan juga untuk membantu membayar hutang pembangunan stadion baru yang bernilai £1 miliar. 

Laga perempatfinal Liga Champions antara Manchester City vs Tottenham Hotspur

Sementara itu, Tottenham juga telah mengumumkan untuk mengambalikan uang bagi pemegang tiket musiman. Hal itu karena ada spekulasi bahwa penggemar tidak akan diizinkan ke stadion sampai musim gugur awal. 

Tottenham juga telah memotong gaji Chairman dan juga anggota dewan. 

Sebelum virus corona, Tottenham mencatatkan laba sebelum pajak termasuk tertinggi di Premier League. Mereka mencatatkan £87,4 juta (sekitar Rp154 miliar).