Tour de Borobudur XII jadi momentum geliat pariwisata Jawa Tengah

·Bacaan 2 menit

Pelaksanaan Tour de Borobudur XII yang dimulai di Benteng Vastenburg Solo pada Sabtu (6/11) menjadi momentum geliat pariwisata di Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Solo, Sabtu mengatakan Tour de Borobudur tahun ini dilaksanakan sebagai persiapan Jawa Tengah membuka tempat pariwisata.

"Namun kita tetap harus menjaga kesehatan. Hari ini kami melakukan perjalanan kurang lebih 117 km," katanya.

Selain Ganjar yang ikut bersama ratusan pesepeda, pejabat lain yang juga turut serta di antaranya PJU Polda Jateng dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi terlihat mengibarkan bendera start dimulainya Tour de Borobudur XXI tahun 2021.

Rute Tour de Borobudur XXI yang merupakan kegiatan wisata olahraga tahunan tersebut berakhir di kawasan Candi Borobudur yang ada di Kabupaten Magelang. Untuk tema yang diambil kali ini yakni Saya Sudah Divaksin.

Selama perjalanan tersebut para peserta diajak mengelilingi pedesaan dengan panorama indah, termasuk Candi Pawon, Candi Prambanan hingga Nepal Van Java di Dusun Butuh, Kabupaten Magelang.

Pada kesempatan tersebut, Gibran mengatakan baru pertama kali mengikuti ajang seperti ini. Meski demikian, ia mengaku tidak memiliki persiapan apapun.

"Ini baru pertama saya sepedaan, saya ndak ada persiapan apa-apa, sepeda saja saya nggak punya, ini dipinjemi pak Ganjar," katanya.

Terkait dengan kegiatan wisata tersebut, ia menyambut baik karena bisa menjadi pemacu pulihnya pariwisata usai pandemi COVID-19.

"Harapannya karena vaksinasi kita sudah tinggi, COVID-19 sudah menurun maka warga mulai beraktivitas kembali seperti semula. Ini akan menjadi trigger untuk pemulihan ekonomi dan wisata di Solo. Nanti akan banyak acara serupa seperti seni budaya yang akan digelar di sini," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Bank Jateng Tour de Borobudur 2021 Hendra Dharmanto mengatakan rute bersepeda kali ini merupakan rute baru. Rencananya kegiatan tersebut akan diselenggarakan sebanyak lima seri.

"Hari ini seri pertama, ada 150 peserta dan semua sudah divaksin. Selain tempat wisata, nanti di setiap titik juga akan ada hiburan kesenian. Kami juga akan melibatkan desa-desa wisata," katanya.

Baca juga: Jawa Tengah andalkan pariwisata dan manufaktur untuk tarik investor
Baca juga: Sambil gowes, Ganjar Pranowo jadi mandor proyek penataan Borobudur

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel