Toyota Camry Hybrid Termasuk Mobil Laris

OTOSIA.COM - Minat Masyarakat terhadap mobil berteknologi ramah lingkungan hibrida masih menjadi animo tersendiri. Walaupun tak sedikit yang menggunjing mengenai keberhasilannya karena persoalan baterai yang mahal.Dari data Gaikindo menunjukkan bahwa salah satu model hybrid, bermerek Toyota Camry Hybrid, hingga kini meraih penjualan 29 persen dari semua varian yang tersedia.

Angka itu bahkan membuatnya berada di posisi kedua dari semua Camry yang tersedia.Camry Hybrid 2.5 AT sendiri terjual sebanyak 53 unit dalam mengawali penjualan semua mobil di tahun 2013 ini. Posisi teratas terlaris untuk merek Camry diraih Camry 2.4 V AT G dengan jumlah penjualan wholesale 109 unit.

Harganya sendiri dibanderol pada angka Rp 635.600.000 on-the road Jakarta. dibandingkan, tipe G AT dengan harga Rp 482.700.000,yang terlaris di Januari, sedangkah tipe V AT berharga Rp 510.600.000.

Camry Hybrid dipasangi paduan mesin berbahan bakar sekelas pertamax 2.500 cc DOHC, 4-silinder VVT CVT, dipadukan dengan motor elektrik Hybrid Synergy Drive (HSD), berkekuatan 156 hp dengan torsi 156 lb-ft.

Selain pilihan mode elektrik sepenuhnya dan keyless untuk start mesin, Toyota Camry Hybrid juga dipasangi speaker JBL Premium Green Edge, tirai belakang yang dioperasikan dengan tombol, plus kursi belakang berpemijat.

(kpl/why/rd)

Baca juga:

PARADE MOBIL MODIFIKASI KARYA ANAK NEGERI

NEW HONDA JAZZ DIGARANSI 5 TAHUN

TOYOTA ETIOS LIVA DALAM KOTA 18,31 KM/LT

TOPIK PILIHAN:
Toyota Etios 2013 | Yamaha Mio GT 2013 | New Kawasaki Z250 | Ertiga Double Blower | Mobil Modifikasi | Harga Suzuki Alto | Yamaha Vixion | Harga Toyota Agya | Foto Model Hot | Harga Honda Jazz

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.