Toyota Fortuner 2.800 Cc Dikabarkan Meluncur Tahun Depan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Dalam peresmian handover Terminal Pelabuhan Patimban dan Ekspor kendaraan yang ditayangkan pada Youtube Kementerian Perhubungan, Toyota Fortuner 2.800cc kembali terlihat bersiap untuk diekspor.

Ini menghadirkan spekulasi di masyarakat mengenai kehadiran Fortuner dengan mesin besar tersebut kembali hadir. Sebelumnya, kehadiran Fortuner 2.800 cc ini sudah terlihat dari dokumen pemerintah.

Pada Permendagri No 40 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2021, tentang Perhitungan Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Tahun 2021.

Dalam dokumen tersebut tercatat Fortuner 2.8 VRZ dengan penggerak 4x2 dan 4x4 terdaftar dengan kode GUN166R-SDTHXD dan GUN156R-SDTHXD. Masing-masing memiliki harga dasar Rp 452.550.000 dan Rp 581.700.000.

Bocoran lain mengenai kehadiran model ini juga tercatat pada Situs Kemenkumham pada daftar terbaru desain industri pertengahan Agustus lalu. Terdapat dokumen yang menyertakan desian untuk emblem 2.8.

Pihak Toyota beberapa waktu lalu mengungkapkan enggan untuk berkomentar mengenai Fortuner yang disebut akan hadir tahun depan.

Merujuk pada model yang ditawarkan di Thailand dan Filipina, Fortuner ini tentu mengedepankan mesin 2.800 cc yang lebih besar dibanding yang ditawarkan di Indonesia yakni 2.4L dan 2.7L.

Di atas kertas mesin 2.755 cc 4 silinder inline DOHC VNT ini menghasilkan tenaga 204 ps pada putaran 3.400 rpm dan torsi hingga 500 Nm pada 1.600-2.800 rpm. Mesin ini dipasangkan transmisi 6AT dengan fitur sequential shift dan paddle shift untuk kemudahan mengemudi.

Mesin 2.8L ini sebenarnya di Indonesia sudah hadir pada kendaraan niaga HiAce Premio. Namun tenaga yang dihasilkan lebih kecil yakni 156,4 ps pada 3.600 rpm dan torsi 419 Nm.

Kembali soal produk yang hadir di Thailand dan Filipina, Fortuner yang diberinama LTD dan GR Sport tersebut ditawarkan dengan Toyota Safety Sense.

Beberapa fitur di antaranya adalah pre collision system, lane departure alert, dan dynamic radar cruise control. Ada juga fitur rear cross traffic alert, blind spot monitor, kamera 360 derajat dan sensor parkir.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Meluncur Tahun Depan

Menyoal harga, Fortuner di Indonesia saat ini dibanderol mulai Rp 493 jutaan sampai Rp 630 jutaan. Apabila hadir dengan fitur lengkap serta perubahan-perubahan yang telah disebutkan di atas, ada kemungkinan Fortuner 2.8L hadir di angka Rp 700 jutaan.

Berbagai kemungkinan ini tetap harus menunggu informasi yang hadir tahun depan. Sebab beberapa tenaga penjual Toyota yang dihubungi Oto.com sudah mengiyakan kemungkinan hadirnya Fortuner dengan mesin baru ini dalam waktu dekat.

“Kapan pastinya belum tahu, tapi pasti tahun depan. Sekarang juga mesin di atas 2.500 tidak terpengaruh pajak, sebab sudah mengikuti perhitungan pajak baru (emisi). Jadi hadir untuk memenuhi keinginan konsumen yang ingin tenaga lebih besar,” ucap salah satu tenaga penjual Toyota, Senin (27/12/2021).

Fortuner menjadi jagoan SUV Toyota. Pada November lalu, catatan wholesalenya mencapai 3.389 unit. Jumlah ini mengungguli rival abadinya yakni Pajero Sport yang terjual 1.189 unit.

Kehadiran Fortuner baru juga diharapkan memenuhi permintaan model SUV yang tengah naik daun beberapa tahun belakangan. Semoga saja kehadiran Fortuner 2.8L ini terwujud dengan beragam fitur keselamatan yang ditawarkan.

Sumber: Oto.com

Infografis Yuk Kurangi Mobilitas Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Periode Nataru

Infografis Yuk Kurangi Mobilitas Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Periode Nataru. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Yuk Kurangi Mobilitas Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Saat Periode Nataru. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel