Toyota Punya Rencana Besar di Indonesia

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVAToyota menjadi produsen otomotif nomor satu di Indonesia. Kiprah mereka dalam industri tersebut sudah sangat lama, yakni sejak era 1970-an.

Banyak produk Toyota yang lahir di Tanah Air, mulai dari model multi purpose vehicle atau MPV hingga low cost green car atau LCGC.

Model Toyota Avanza yang masuk dalam kategori low MPV, bahkan memiliki julukan khusus yakni mobil sejuta umat. Hal itu saking banyaknya unit yang ada di jalan raya.

Selalu menduduki posisi pertama sebagai merek kendaraan terlaris, tidak membuat Toyota bisa santai. Masih besarnya peluang serta semakin ketatnya persaingan, membuat mereka harus memikirkan banyak langkah baru.

Seperti yang diungkapkan oleh Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita saat berkunjung ke Tokyo, Jepang beberapa hari lalu. Dalam kesempatan itu, ia sempat bertemu dengan Toyota dan membahas mengenai komitmen mereka di Indonesia.

“Komitmen Toyota tidak berubah, masih tetap berinvestasi sebesar US$2 miliar atau setara Rp28 triliun sampai dengan 2024. Dana itu akan dipakai untuk pengembangan kendaraan listrik berbasis hybrid,” ujarnya saat konferensi pers virtual yang digelar oleh KBRI Tokyo, dikutip VIVA Otomotif Sabtu 13 Maret 2021.

Menperin menjelaskan, kapasitas produksi kendaraan masa depan Toyota direncanakan ada di angka 250 ribu unit per tahun, dan komponen mesin sebanyak 411 ribu unit per tahun.

“Toyota juga akan memperluas pasar ekspor mereka, dari 80 negara yang ada saat ini menjadi 100 negara pada 2024,” tuturnya.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Heri Akhmadi mengaku bahwa sampai saat ini Toyota belum memberi tahu soal kapan mereka akan mulai menjalankan proses produksi untuk mobil hybrid di Indonesia, serta apa saja modelnya.

“Meski demikian, mereka sudah berkomitmen, itu yang penting. Nanti saat Pak Menteri kembali datang pada bulan Mei, semoga sudah ada informasi terbarunya,” ungkap Dubes.