Toyota Sienta Menggoda Calon Pembeli Toyota Veloz Walau Ada Selisih Harga

Liputan6.com, Jakarta Toyota Sienta dan Avanza ataupun Veloz datang dari kasta yang berbeda. Tapi kalau melihat harga, Toyota Sienta Bekas bisa dibeli dengan harga Avanza baru, Jadi pilih yang mana?

Walau secara segmen tidak sama, antara Sienta dengan Veloz patut dipertimbangkan. Keduanya sama-sama mampu mengangkut 7 penumpang. Namun, pada dasarnya Sienta punya kedudukan lebih tinggi. Mobil ini ditujukan untuk konsumen yang ingin naik kelas dari Veloz, tapi belum sanggup meminang Kijang Innova. Dari segi harga saja sudah berbeda, tak terpaut terlalu banyak.

Agar adil, Sienta kita ambil varian terbawah tipe G. Untuk Veloz dipilih opsi tertinggi bermesin 1,5 liter. Harga menjadi alasan terpilihnya kedua varian itu. Bila melihat Sienta G, versi transmisi manualnya Rp257,750 juta dan CVT Rp 275,750 juta (OTR DKI Jakarta). Sedangkan Veloz 1.5 pemindah gigi manual dilego Rp234,7 juta manual dan Rp246,5 untuk otomatis. Lumayan jauh, tapi tak jadi masalah. Biasanya ada potongan harga atau tambahan program menarik yang membuat kedua harga saling bersaing.

Dari segi desain, memang tergantung selera. Veloz masih menganut gaya lama Avanza, meski belum lama ini diremajakan pakai konsep lebih modern. Interiornya mengusung nuansa gelap, dengan dasbor penuh garis kaku. Susunan fitur yang menempel dibuat berbaris rapi. Sementara rupa eksentrik dan unik disajikan Sienta. Aura muda terpancar kuat, padahal mobil ini ditujukan untuk keluarga. Mungkin untuk mengantisipasi bentuk kotaknya, agar tidak membosankan. Dasbor diberikan banyak lekukan, dan tatanan fitur lebih dinamis.

 

Fitur dan Teknologi

Teknologi keselamatan serba cukup. Seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), immobilizer, alarm dan dual SRS airbag. Sistem pengereman Sienta lebih unggul berkat perpaduan cakram berventilasi di depan dengan solid di belakang. Kalau melihat Veloz, disk brake hanya dipasangkan di muka, buritannya masih tromol.

Veloz makin canggih setelah facelift. Penerangan utamanya sudah LED, Sienta masih halogen. Efeknya selain hemat energi, juga memberikan tampilan atraktif. Akses pengemudi ke kabin dipermudah Smart Key, yang tentu dipadukan Smart Start/Stop Engine Button. Ini tak d imiliki Sienta G. Keduanya dilengkapi head unit berupa layar sentuh yang dapat terhubung dengan smartphone, baik lewat Bluetooth, USB atau aplikasi. Tapi Veloz semakin mewah dengan adanya monitor tambahan menggantung di langit-langit bangku tengah untuk penumpang belakang. Serta head unit yang dapat dikontrol lewat switch di kemudi berlapis kulit. Hiburan seluruh penumpang Veloz terasa lebih lengkap.

Mungkin Anda akan berpikir Sienta dibanderol terlalu mahal. Sebenarnya, terdapat fitur yang sangat bermanfaat dibenamkan. Pertama, pintu geser untuk penumpang belakang yang dapat dikontrol secara otomatis, walau cuma sisi kiri. Akses penumpang belakang jauh lebih mudah ketimbang pintu konvensional. Kemudian tambahan kantung udara untuk lutut, serta sistem pelipat kursi dive-in. Fitur ini menciptakan fleksibilitas unik. Kursi baris ketiga bisa tersembunyi di bawah kursi baris kedua. 

Kenyamanan dan Performa Mesin

Terlepas dari fitur, MPV kotak yang awal untuk menyaingi Honda Freed ini jelas lebih nyaman dari Veloz. Selain kabin lapang layaknya MPV medium, penggunaan sasis monokok juga membuat bantingan suspensi lembut. Karakternya tentu berbeda dengan Veloz yang tetap mempercayakan platform semi-monokok lamanya. Tidak bisa menyamai kenyamanan Sienta, tapi amat tangguh disiksa dan menghadapai aneka kontur jalan. Bagian inilah yang membuat klan Avanza selalu laris manis.

Jantung mekanis serupa tapi tak sama. Sienta berkode 2NR-FE berkubikasi 1,5 liter yang disokong dual VVT-i. Output puncaknya 107 PS dengan torsi 140 Nm. Toyota mempercayakan penyalur manual 6-speed dan opsi CVT 7-speed plus mode sequential shiftmatic. Unit ini mengizinkan pengalaman mengemudi halus dan fleksibel. Tenaga didistribusi ke roda depan. Sementara 2NR-VE milik Veloz mengeluarkan 104 PS dan momen puntir 136 Nm. Pemindah gigi manualnya 5-speed, sedangkan otomatis masih konservatif 4-speed torque converter. Penggerak keduanya beda. Sienta roda depan (FWD), Veloz ke belakang (RWD). Kelebihan dan kekurangan masing-masing tentu sudah sering diperdebatkan.

Jadi Pilih Apa?

Kesimpulannya, Anda bisa memilih Sienta bila mengejar kenyamanan terutama dalam hal kelapangan kabin dan akses masuk untuk penumpang. Ditambah tampilan lain daripada yang lain. Walau memang fiturnya terbilang tak begitu lengkap.

Untuk Veloz, dipilih bila menginginkan tunggangan dengan durabilitas yang sudah terbukti sejak lama.

Sumber: Oto.com (Hfd/Odi)