TPU Tanah Kusir jadi sasaran pemusnahan jentik nyamuk

Kelurahan Kebayoran Lama Utara memusnahkan ribuan jentik nyamuk pada vas bunga yang tersebar di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

"Banyak sekali jentiknya, saya saja sampai merinding dan gatal. Karena memang saking banyaknya," kata Lurah Kebayoran Lama Utara Atmah melalui keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Baca juga: 757 kasus DBD di Jakarta Selatan hingga Juni

Jumlah jentik nyamuk yang ada di TPU sudah terbilang banyak sampai membuat masyarakat kurang nyaman saat berada di lokasi.

Maka dari itu, pihak Kelurahan Lama Utara berusaha mencegah tumbuh kembang jentik nyamuk dengan cara membuang air di dalam ratusan vas bunga.

Atmah mengatakan petugas sudah berhasil memberantas ribuan jentik nyamuk yang berada di TPU Tanah Kusir.

Tak hanya itu, pihak Kelurahan juga menggandeng Kader Jumantik yang tersebar di 10 RW se-Kebayoran Lama Utara. Nantinya para kader memantau ke rumah warga untuk mengecek terdapat jentik nyamuk atau tidak setiap Selasa dan Kamis.

Kegiatan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk juga kerap dilakukan setiap Jumat bersama masyarakat sekitar wilayah.

"Di Kebayoran Lama Utara setiap Jumat memang digelar Pemberantasan Sarang Nyamuk. Nah, kalau hari Selasa dan Kamis bergerak di tingkat warga. Apalagi kami memiliki Kader Jumantik sebanyak 114 yang dibagi dalam 10 RW dan 101 RT," tandasnya.

Baca juga: Dinkes DKI gunakan 140 rumah sakit rawat pasien DB disertai COVID-19

Berdasarkan data dari Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, penyakit demam berdarah dengue (DBD) di wilayah tersebut mencapai 757 kasus sejak Januari hingga Juni 2022.

Kepala Seksi P2P Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Fitria Ramdhita saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa malam, menuturkan terjadi penambahan 30 kasus DBD di wilayah Jakarta Selatan dalam kurun waktu 2-8 Juni 2022.

Fitria mengungkapkan penderita DBD di Jakarta Selatan mencapai 727 orang pada 2 Juni 2022, namun meningkat 30 orang selama enam hari atau 8 Juni 2022.

Fitria menyebutkan kasus DBD di wilayah Jakarta Selatan pada pertengahan 2022 juga meningkat dibandingkan jumlah total selama 2021 yang mencapai 775 kasus.

"Dibandingkan tahun 2021, kasus DBD tahun ini bertambah. Jumlah di akhir tahun 2021 sebesar 775 kasus. Sementara di pertengahan tahun 2022 ini sudah mencapai 757," kata Fitria.

Baca juga: Jumlah DBD tiga bulan capai 366 kasus di Jakarta Barat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel