Tradisi Balimau yang Berubah Maknanya

Dian Lestari Ningsih, terkekeh
·Bacaan 1 menit

VIVA – Di daerah Sumatra Barat, ada tradisi bernama Balimau. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh masyarakat Minangkabau, saat menjelang bulan ramadan. Kegiatan ini dijalankan dengan membersihkan diri di tepian sungai, yang airnya sudah dicampur oleh jeruk nipis.

Biasanya saat sore, setelah shalat ashar keluarga-keluarga di tanah Minang akan mencari tepi sungai disekitar tempat tinggalnya dan mandi disana. Ini hanya dilakukan oleh orang yang memiliki ikatan keluarga atau mahramnya. Semakin kesini, banyak anak muda membuat tradisi ini jadi tidak bermanfaat malah membuatnya menjadi tempat maksiat.

Tradisi yang tadinya terkesan suci, karena memiliki niat baik berubah karena disalahgunakan oleh anak muda sebagai tempat berpacaran. Tradisi Balimau selalu dikaitkan sebagai kegiatan menjelang bulan ramadan. Tujuannya adalah agar membersihkan diri sebelum menjalankan puasa, agar menjadi lebih optimal. Sebelum mandi, biasanya ada beberapa bahan untuk disiapkan.

Seperti bunga-bungaan dan jeruk nipis atau limau. Saat ini Balimau dimeriahkan dengan organ tunggal atau pengisi lain agar lebih meriah. Tradisi yang sudah melekat erat dengan masyarakat Sumatra Barat, karena sudah dijalankan sejak bertahun-tahun lalu.

SUMBER ASLI