Tradisi Berpuasa di Spanyol

Jakarta, C&R Digital - Berkat perjanjian kerjasama antara Negara Spanyol dan Komisi Islam Spanyol pada tahun 1992, umat muslim di Spanyol diperbolehkan izin bekerja pada hari Jumat setiap pekannya mulai pukul 13:00-16:20 waktu setempat, serta satu jam sebelum matahari terbenam selama bulan Ramadan.

Tradisi Ramadan terjadi di beberapa kota di Spanyol yakni Madrid, Barcelona dan Catalonia, tempat dimana banyak komunitas muslim. Biasanya umat muslim berkumpul untuk berbuka puasa dan mengatur pertemuan sosial di masjid.

Amin Villoch, seorang muslim Spanyol, menceritakan,"Hari pertama Ramadan ada sekitar 9000 muslim berkumpul di masjid-masjid di Madrid untuk berbuka puasa. Ramadan menjadi momen untuk bersilaturahmi. Islamic Center di Madrid selalu menyiapkan banyak kegiatan selama bulan ini."

Setelah sholat Maghrib, masjid menjadi tempat pesta. Semua orang menyantap harrisa (manisan) dan kurma. Biasanya para muslimah yang menyajikan hidangan untuk disantap di masjid.

Sementara itu, umat muslim Catalonia mengaku jarang mengunjungi masjid. Biasanya saat ke masjid, mereka lebih sering bersilaturahmi ketimbang berdoa. Meski begitu, ketika Ramadan, masjid-masjid akan dipenuhi oleh umat muslim.

Umat muslim akan merayakan sepenuhnya selama 30 hari dan mendedikasikan lebih banyak waktu untuk berdoa. Namun, hal ini menjadi kendala karena kurangnya ruang untuk menampung mereka mendalami Islam.

 

Selanjutnya

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.