Tradisi Jambar Uang Warnai Peringatan Maulid Nabi di Bengkulu

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bengkulu - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada hari Rabu (20/10/2021) lalu, dirayakan secara meriah oleh warga Kota Bengkulu.

Seperti di Kelurahan Bajak Kecamatan Teluk Segara, yang merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan dengan menggelar tradisi Jambar Uang.

Wakil Wali Kota (Wawako) Bengkulu Dedy Wahyudi menghadiri acara Maulid Nabi Muhammad SAW ini, di Masjid Baiturrahim di Bengkulu, pada Rabu pagi.

Dia disambut arakan tradisi Jambar Uang oleh warga Kelurahan Bajak. Bahkan Dedy juga membawa rangkaian jambar uang milik warga.

Wawako Dedy turut menyaksikan langsung penampilan anak-anak Taman Pendidikan Alquran (TPQ), dalam melantunkan ayat suci Alquran dan hadits.

Dia mengucapan terima kasih kepada Camat, Lurah dan warga yang hadir, atas sambutan yang meriah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, di Masjid Baiturrahim, di Kelurahan Bajak Bengkulu.

“Terima kasih kepada Pak Camat, Lurah, RT dan RW, Ketua BKM, dan seluruh Ketua Adat, serta LPM. Saya merasa bangga dan bahagia, di antara seluruh masjid yang ada di Kota Bengkulu, salah satu masjid yang makmur ialah Masjid Baiturrahim di Kelurahan Bajak ini,” katanya, Kamis (21/10/2021).

Hadiah untuk Santri TPQ

Anak-anak TPQ yang menghafal surat pendek Alquran dan hadist, dalam perayaan Maulid Nabi di Masjid Baiturrahim di Kelurahan Bajak Kecamatan Teluk Segara Bengkulu (Dok. Media Center Bengkulu / Liputan6.com).
Anak-anak TPQ yang menghafal surat pendek Alquran dan hadist, dalam perayaan Maulid Nabi di Masjid Baiturrahim di Kelurahan Bajak Kecamatan Teluk Segara Bengkulu (Dok. Media Center Bengkulu / Liputan6.com).

Di sela rangkaian acara, Dedy memberikan kuis kepada para santri TPQ, serta menyerahkan hadiah kepada anak-anak, yang hafal surah pendek Alquran dan hadits pendek.

Ketua panitia acara Maulid Nabi Muhammad SAW Suandani mengatakan, tradisi Jambar Uang merupakan salah satu kearifan lokal, yang masih dilestarikan warga setiap tahunnya di Kelurahan Bajak.

Menurutnya, Jambar Uang ini didekorasi dengan menggantungkan uang di tanaman, atau tangkai yang sudah dihias. Serta dilengkapi dengan vas, seperti pot bunga.

Lalu, diarak dari masing-masing rumah warga, menuju masjid yang dituju. Dan kemudian, uang yang didapat nanti diinfaqkan ke masjid.

Kearifan Lokal

Wawako Bengkulu Dedy Wahyudimenghadiri peringatan Maulid Nabi di Masjid Baiturrahim, di Kelurahan Bajak Kecamatan Teluk Segara Bengkulu (Dok. Media Center Bengkulu / Liputan6.com).
Wawako Bengkulu Dedy Wahyudimenghadiri peringatan Maulid Nabi di Masjid Baiturrahim, di Kelurahan Bajak Kecamatan Teluk Segara Bengkulu (Dok. Media Center Bengkulu / Liputan6.com).

“Biasanya tradisi ini kita laksanakan setiap satu tahun sekali, dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Dan ini sudah ada sejak dulu, bisa dikatakan sebagai salah satu kearifan lokal yang masih kental di sini,” katanya.

Dia bersyukur, tradisi Jambar Uang yang terkumpul sekitar Rp 14 juta. Uang tersebut akan digunakan, untuk membantu perbaikan masjid lainnya.

Setelah mendatangi acara tersebut, Wawako Dedy Wahyudi didampingi Camat Teluk Segara Karnadi, juga menghadiri acara maulid nabi di Musala Jami’atul Huda, Kelurahan Tengah Padang Bengkulu.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel