Tradisi ziarah kubur warnai perayaan Idul Fitri di Banyumas

Tradisi ziarah kubur mewarnai aktivitas masyarakat pada perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah di Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah

Pantauan di Taman Makam Pahlawan Nasional Tanjung Nirwana, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah peziarah tampak mengunjungi pemakaman tersebut sejak pagi selepas Shalat Idul Fitri hingga siang hari.

Salah satu peziarah, Yoga Hadi (71) warga Dokter Angka, Purwokerto, Kabupaten Banyumas mengatakan setiap momen Idul Fitri dirinya bersama keluarga selalu melakukan aktivitas ziarah kubur.

"Ziarah kubur menjadi salah satu tradisi tetap yang kami lakukan setiap perayaan Idul Fitri, kebetulan ayah kami dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional Tanjung Nirwana, jadi sudah sering datang ke sini," katanya.

Dia menambahkan, tahun ini suasana cukup ramai dibanding tahun sebelumnya, namun tidak terlalu padat sehingga tidak terjadi kerumunan.

Baca juga: Masa Lebaran, puskesmas rawat inap di Banyumas buat posko 24 jam

Baca juga: Dinhub Banyumas siapkan jalur alternatif mudik Lebaran 2022

"Cukup ramai tapi tidak padat, kami sekeluarga masih sangat leluasa menjaga jarak, karena area-nya juga luas dan pengunjung lain juga tertib dan saling menjaga protokol kesehatan," katanya.

Sementara itu berdasarkan pantauan di tempat pemakaman umum di Desa Karangtengah peziarah juga tampak mendatangi pemakaman tersebut sejak pagi hari hingga berita ini diturunkan.

Hally Apri (35) pemudik asal Pontianak, Kalimantan Barat mengatakan dirinya selalu datang untuk berziarah di pemakaman Desa Karang Tengah setiap mudik ke Kabupaten Banyumas.

"Karena tahun kemarin tidak mudik, maka tahun ini bertepatan dengan momen mudik langsung menyempatkan diri berziarah ke TPU Desa Karangtengah kebetulan eyang kami dimakamkan di sini," katanya.

Dia mengatakan sebelum berangkat ke pemakaman dirinya dan keluarga sudah berkomitmen untuk menjaga protokol kesehatan.

"Kami memakai masker dan menjaga jarak, kami juga sudah melengkapi vaksinasi hingga dosis ketiga. Selain itu protokol kesehatan ini juga sudah kami terapkan sejak melaksanakan Shalat Idul Fitri tadi pagi," katanya.

Dia mengatakan sangat bersyukur karena pada Idul Fitri tahun 2022 ini dirinya dan keluarga bisa berangkat mudik dari Pontianak, Kalimantan Barat ke Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Baca juga: Bupati berharap tidak ada lonjakan COVID-19 di Banyumas usai Lebaran

Baca juga: Pemkab Banyumas izinkan objek wisata buka saat libur Lebaran

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel