Tragedi Floyd, Boateng Usul Pemain Kulit Hitam Mogok Massal

Zaky Al-Yamani

VIVA – Bintang internasional Ghana, Kevin-Prince Boateng turut bersuara terkait kematian tragis George Floyd di tangan empat petugas polisi di Amerika Serikat. Pemain Besiktas ini mengusulkan sebuah aksi agar tindakan rasisme tidak terjadi lagi.

Seperti diketahui, 'pembunuhan' Floyd oleh empat polisi memicu protes dan kerusuhan di sejumlah kota di Amerika Serikat dan mengundang keperihatinan di seluruh dunia. Dan Boateng pun melontarkan gagasan liar soal ini. 

Baca: Istri Seksi Boateng Kesal Disebut Maniak Seksi

"Lakukan satu hal. Singkirkan setiap orang kulit hitam dari dunia olahraga dan semua aktor kulit hitam dari film. Bagaimana jadinya? Membosankan," kata Boateng seperti dilansir Sky Sports, Kamis 4 Juni 2020.

"Saya berharap ada hari tidak ada pemain kulit hitam yang bermain, mungkin pada hari ulang tahun Floyd. Bukan karena kami tidak ingin bekerja atau tidak menghormati klub kami, tetapi untuk menghormati komunitas kulit hitam kami," tambahnya.

Sejak dulu, Boateng dikenal sebagai salah satu pemain berkulit hitam yang berani menyuarakan kegelisahannya dan melakukan protes atas aksi rasisme yang masih kerap terjadi di berbagai penjuru dunia.

Boateng sebelumnya pernah nekat keluar lapangan ketika pertandingan tengah berlangsung. Pasalnya, dia menjadi korban pelecehan rasis dari tribun penonton. Momen itu terjadi saat dia masih berkostum AC Milan. 

Baca: Istri Cantik Kevin Boateng Kangen Milan