Tragedi Kanjuruhan: Sepak Bola Dunia Berduka, FIFA Kibarkan Bendera Setengah Tiang di Swiss

Bola.com, Zurich - Ada pemandangan berbeda di markas FIFA di Zurich, Swiss, Minggu (2/10/2022). Kantor otoritas sepak bola dunia itu memasang bendera setengah tiang untuk mengenang korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Tragedi Kanjuruhan menelan 125 korban jiwa, 123 dari suporter Arema dan dua anggota polisi, setelah terjadi kericuhan usai laga Arema versus Persebaya Surabaya. Suporter masuk lapangan setelah Arema kalah 2-3 lalu polisi menembakkan gas air mata, yang membuat kepanikan massal.

“Dunia sepak bola sedang berduka menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan,” kata Presiden FIFA, Gianni Infantino.

 

Bendera Setengah Tiang

Duka Sepak Bola Dunia

Presiden FIFA terpilih untuk periode 2016-2020, Gianni Infantino. (AFP/Fabrice Coffrini)
Presiden FIFA terpilih untuk periode 2016-2020, Gianni Infantino. (AFP/Fabrice Coffrini)

FIFA turut berduka cita dengan tragedi Kanjuruhan. Infantino memberikan doa dan harapan yang terbaik untuk Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), PSSI, hingga sepak bola Indonesia.

"Saya menyampaikan belasungkawa terdalam saya kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini," tutur Infantino.

"Bersama FIFA dan komunitas sepak bola global, semua pikiran dan doa kami bersama para korban, mereka yang telah menjadi korban terluka, bersama rakyat Indonesia, AFC, PSSI, dan Liga Indonesia pada saat yang sulit ini," jelasnya.

AFC Berduka

AFC. (Bola.com/AFC)
AFC. (Bola.com/AFC)

Sebelumnya, Presiden AFC, Shaikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa juga syok dan sedih atas tragedi Kanjuruhan di sepak bola Indonesia.

"Saya sangat terkejut dan sedih mendengar berita tragis seperti ini keluar dari Indonesia yang mencintai sepak bola," ujar Shaikh Salman dinukil dari laman AFC.

"Atas nama AFC dan keluarga sepak bola Asia, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga dan teman-teman para korban, sambil mengungkapkan rasa duka cita kami," tutur Shaikh Salman.