Tragedi Sukhoi Superjet 100 Dipicu Tamu di Kokpit

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

TEMPO.CO, Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyatakan ada orang lain selain pilot dan kopilot di kokpit pesawat Sukhoi Superjet 100 yang mengalami kecelakaan pada 9 Mei 2012 di Gunung Salak, Jawa Barat. "Ada wakil calon pembeli," kata Ketua KNKT Tatang Kurniadi dalam konferensi pers di kantornya, Selasa, 18 Desember 2012.

Ia menjelaskan, dalam penerbangan tersebut, pilot in command bertugas sebagai pengemudi pesawat. "Sedangkan second in command sebagai pilot monitoring," kata dia. Tatang pun menyebutkan, di kokpit, ada tempat duduk observer yang diisi oleh calon pembeli.

KNKT menyebutkan, ada tiga faktor yang berkontribusi terhadap kecelakaan di Gunung Salak itu. Salah satunya adalah adanya pengalihan perhatian awak pesawat melalui percakapan berkepanjangan yang tidak terkait dengan penerbangan. "Ada diskusi dengan tamu tentang fuel consumption selama 38 detik," kata Ketua Tim Penyidik KNKT, Mardjono Siswosuwarno.

Dalam diskusi itu, kapten pun sempat mengajukan permintaan. "Kita mau pulang saja apa terus bikin orbit?" kata Mardjono menirukan. Kapten mengajukan pertanyaan itu sampai tiga kali. Karena diskusi itulah pesawat menuju arah yang tidak seharusnya. Ia menyebutkan pilot seolah-olah menyelonong.

Sedangkan dua faktor lainnya yang berkontribusi dalam kecelakaan berasal dari awak pesawat dan Jakarta Radar. Pertama, awak pesawat tidak menyadari kondisi pegunungan di sekitar jalur penerbangan sehingga mengabaikan peringatan dari terrain awareness and warning system (TAWS). Kedua, Jakarta Radar belum memiliki batas ketinggian minimum yang diberikan vektor.

Vektor adalah perintah berupa arah yang diberikan oleh pengatur lalu lintas udara kepada pilot di pelayanan radar. Selain itu, Jakarta Radar pun belum dilengkapi dengan minimum safe altitude warning (MSAW), yang berfungsi untuk Gunung Salak. Menurut KNKT, keberadaan tamu di kokpit diizinkan dalam demo flight. "Tapi pilot harus diberi peringatan agar tidak lalai," ujarnya.

MARIA YUNIAR

Berita Terkait:

Hasil Investigasi Sukhoi Besok, Dubes Rusia Hadir

KNKT Umumkan Investigasi Sukhoi Besok

KNKT Akan Segera Umumkan Hasil Investigasi Sukhoi

Dua Pangkalan TNI AU Bantah Pesawatnya Jatuh

Staf Camat Cari Pesawat TNI di Gunung Raung

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...