Tragis, 2 Prajurit Kostrad TNI Tewas Mengenaskan di Tangan Pemabuk

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 2 menit

VIVAMiliter Nusantara, Tentara Nasional Indonesia telah kehilangan dua prajurit terbaik dengan cara-cara kematian yang benar-benar tragis dan mengenaskan di Jakarta.

Bagaimana tidak tragis, kedua prajurit TNI aktif dari Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) meninggal dunia di tangan pria-pria pemabuk.

Dari catatan VIVA Militer, Selasa 16 Maret 2021, kedua prajurit TNI dari Kostrad itu teridentifikasi bernama Pratu Martinus Kardo Rizky Sinurat dan Pratu Bagus Ashar. Keduanya sama-sama dari Detaseman Markas (Denma) Kostrad.

Kedunya meninggal dunia dalam waktu kurang dari satu bulan di dua lokasi berbeda. Yaitu di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Adalah Pratu Martinus Kardo Rizky yang lebih dahulu meninggal dunia. Dia tewas bersimbah darah akibat ditembak secara brutal oleh anggota Buru Sergap (Buser) Kepolisian Daerah Metro Jaya.

Pelakunya bernama Bripka Cornelius Siahaan, tercatat sebagai anggota Polsek Kalideres. Pelaku menembak mati Pratu Martinus pada 25 Februari 2021 di salah satu kafe di Cengkareng, Jakarta Barat.

Pratu Martinus ditembak dari jarak dekat. Ketika itu Bripka Cornelius melepaskan tembakan dalam kondisi mabuk berat setelah berpesta minuman keras.

Yang konyolnya, Bripka Cornelius tak cuma menembak mati Pratu Martinus, tapi juga 3 sipil yang ada di tempat itu. Dua di antaranya meninggal dunia dan satu menderita luka.

Dan 17 hari setelah kematian mengenaskan Pratu Martinus, musibah maut menimpa Pratu Bagus. Dia meninggal dunia setelah mengalami luka parah di kepalanya.

Pratu Bagus tewas akibat kecelakaan lalu lintas tepat di perempatan Lavontin,Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada subuh hari sekira pukul 05:00 WIB, 14 Maret 2021. Almarhum meninggal di lokasi kecelakaan.

Saat itu Pratu Bagus sedang mengendarai sepeda motor, tiba-tiba saja dia ditabrak mobil Mazda yang dikemudikan seorang mahasiswa berinisial MH.

Pengemudi mobil itu belakangan diketahui juga sama seperti Bripka Cornelius, dia sedang mabuk saat mengemudi. MH diketahui beralamat di Menteng, Jakarta Pusat.

Kini kedua kasus ini ditangani pihak kepolisian, TNI hanya mengingatkan kepolisian untuk adil dalam mengusut tuntas kedua kasus tersebut.

Baca: Kolonel TNI Pencipta Bom Tajam Pesawat Sukhoi Meninggal Dunia