Tragis, Chelsea Terkapar Dibantai Tim Papan Bawah Arsenal

Robbi Yanto
·Bacaan 3 menit

VIVA – Duel membara tersaji di Emirates Stadium, tuan rumah Arsenal menjamu Chelsea dalam laga lanjutan Premier League, Minggu dini hari WIB, 27 Desember 2020.

Arsenal tak punya pilihan selain menang, sebelum semuanya terlambat. The Gunners memulai laga dengan berada di urutan ke-15 dengan koleksi 14 hasil dari 14 pertandingan.

Skuad asuhan Mikel Arteta itu baru mengoleksi empat kemenangan. Mereka dua kali imbang dan delapan kali kalah. Sedangkan Chelsea berada di peringkat keenam dengan poin 25.

Arsenal langsung menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Pada menit pertama, Hector Bellerin memberikan umpan ke kotak penalti.

Thiago Silva gagal membersihkan bola dan Martinelli bereaksi melepaskan tendangan. Namun, bola masih melebar di tiang kanan gawang.

Pada menit ke-13, Mason Mount mendapatkan peluang melalui tendangan bebas di luar kotak penalti. Namun, bola masih tipis melebar di samping gawang.

Arsenal mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-34 setelah Reece James menjatuhkan Tierney di dalam kotak dan wasit menunjuk titik putih.

Alexandre Lacazette yang maju sebagai aksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Arsenal ungguli Chelsea 1-0.

Tertinggal satu gol, Chelsea mencoba mengurung pertahanan Arsenal. Namun, alih-alih mencetak gol penyeimbang kedudukan, Chelsea kembali kebobolan pada masa injury time babak pertama.

Adalah Granit Xhaka yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan bebas melengkungnya di depan kotak penalti tak dapat dibendung Edouard Mendy. Skor 2-0 untuk Arsenal di babak pertama.

Chelsea mengurung pertahanan Arsenal sejak peluit babak kedua dibunyikan. Namun, sejumlah peluang yang didapat tak mampu menciptakan gol. Penyelesaian akhir yang tak maksimal menjadi penyebab utamanya.

Arsenal benar-benar mengamuk. Menit ke-59 Bukayo Saka berhasil membuat timnya unggul 3-0. Gelandang 19 tahun itu jeli melihat posisi Mendy yang berada jauh di depan gawang.

Tendangan kaki kananya melambung mengarah ke tiang kiri dan kembali mengoyak gawang Chelsea. Mendy hanya bisa terpaku melihat bola meluncur di atas kepalanya.

Pada menit ke-64, Chelsea nyaris kembali kebobolan. Berawal dari serangan balik Arsenal, Tierney melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Untungnya, Mendy masih mampu mengamankan bola,

Pada menit ke-74, Thiago Silva mendapatkan peluang memanfaatkan umpan sepak pojok. Namun, sundulan bek asal Brasil itu masih melambung di atas gawang.

Giliran Callum Hudson-Odoi yang mengancam pada menit ke-79. Tapi lagi-lagi, peluang itu tak berubah menjadi gol karena sundulannya juga melambung di atas gawang.

Ada-ada saja kelakuan Mendy di menit ke-82. Saat tim sedang berjuang memecah kebuntuan dia malah melakukan blunder.

Menerima back pass dari pemain belakang, Mendy malah salah mengoper dan dengan mudah diterima Alexandre Lacazette.
Beruntung, dia bisa membayar kesalahannya dengan menepis tembakan Lacazette.

Pada menit ke-85, Chelsea akhirnya berhasil mencetak gol. Adalah Tammy Abraham yang berhasil mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan umpan Callum Hudson-Odoi.

Pada masa injury time babak kedua, Chelsea mendapatkan tendangan penalti usai Mount dilanggar. Namun, Jorginho membuang kesempatan emas itu. Tendangannya berhasil diselamatkan Leno.

Tak ada lagi gol yang tercipta saat wasit meniupkan peluit panjang. Skor akhir 3-1 untuk tim tuan rumah Arsenal.

Dengan kemenangan ini, Arsenal berhasil naik satu tingkat ke posisi ke-14 dengan poin 17. Sedangkan Chelsea terpaku di posisi enam dengan poin 25.

Susunan Pemain:

Arsenal: Bernd Leno; Rob Holding, Pablo Mari, Kieran Tierney; Hector Bellerin, Mohamed Elneny, Granit Xhaka, Bukayo Saka; Emile Smith Rowe (J. Willock 65'), Alexandre Lacazette, Gabriel Martinelli (N. Pepe71').

Chelsea: Edouard Mendy; Reece James, Kurt Zouma, Thiago Silva, Ben Chilwell; N'Golo Kante (K. Havertz 74'), Mateo Kovacic, Mason Mount; Christian Pulisic (Jorginho 46'), Tammy Abraham, Timo Werner (C. Hudson-Odoi 46').