Tragis, Jemput Anaknya Mengaji Ibu Tewas Terseret Banjir karena Jembatan Runtuh

·Bacaan 2 menit
Evakuasi korban tenggelam di Sungai Desa Sampang, Sempor, Kebumen. (Foto: Liputan6.com/Humas Polres Kebumen)

Liputan6.com, Kebumen - Kisah tragis terjadi di Kebumen, Jawa Tengah. Seorang ibu, Sutinem, ditemukan tewas tenggelam dalam perjalanan pulang menjemput anaknya mengaji.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah korban tenggelam di Sungai Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada hari ketiga pencarian, Minggu (24/10/2021).

Korban ditemukan sekitar 5 kilometer di muara Kalianget ke arah hilir, yang berbatasan langsung dengan Waduk Sempor, sekitar pukul 15.15 WIB.

“Korban kita temukan di hari ketiga pencarian saat melakukan penyisiran sepanjang sungai baik itu penyisiran darat ataupun sisir sungai dengan perahu karet, setelah kita menemukan korban langsung kita evakuasi dan di bawa kerumah duka,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, I Nyoman Sidakarya mengatakan, dalam keteranganya, Minggu malam.

Peristiwa itu bermula pada Jumat (22/10) Pukul 17.30 WIB. Sutinem dan anaknya Surtini sedang perjalanan pulang jalan kaki menuju rumahnya. Nahas, saat melintasi jembatan Dukuh Kesunen jembatan ambrol.

Sutinem langsung terjatuh ke sungai dan tenggelam terbawa arus. Sedangkan anaknya, Surtini selamat karena saat jembatan ambrol ia telah sampai ke seberang jembatan.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Detik-Detik Jembatan Ambrol

Sedangkan ibunya masih berjalan di belakangnya dan masih berada di badan jembatan ketika jembatan tersebut tergerus banjir dan ambrol.

“Kondisi jembatan cor pondasinya tergerus arus sungai yang menyebabkan jembatan ambrol. Anaknya selamat karena sudah jalan melewati jembatan dan korban ketika jembatan ambrol terjatuh kebawah dan terbawa deras arus sungai tersebut,” jelas Nyoman.

Perihal hanyutnya korban, Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman mengatakan, saat itu korban menjemput anaknya yang sedang mengaji karena cuaca hujan lebat. Sesampainya di jembatan dekat rumahnya, tiba-tiba jembatan yang digunakan untuk menyeberang runtuh.

Anaknya yang berada di depan berhasil selamat. Nahas, korban jatuh ke aliran sungai bersama reruntuhan jembatan tersebut.

Tugiman mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih hati-hati. Terlebih saat ini curah hujan cukup tinggi di wilayah Kebumen. Warga diimbau untuk mengantisipasi kejadian bencana alam sedini mungkin.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel