Tragis, Juara Dunia Terkaya Sejagat Angkat Kaki dari Fuzhou China Open

Donny Adhiyasa

VIVA – Kabar mengejutkan kembali datang dari persaingan sektor tunggal putri ajang Fuzhou China Open 2019. Setelah sebelumnya ratu tepok bulu angsa Spanyol, Carolina Marin tersingkir dari Tai Tzu Ying di laga babak pertama, hal serupa juga harus dialami bintang putri lainnya.

Ya, pilar andalan India yang juga merupakan juara dunia tunggal putri 2019, Pusarla Venkata Sindhu dipaksa angkat koper lebih cepat dengan hasil buruk di pertandingan perdananya.

Menghadapi pemain Taiwan, Pai Yu Po, Sindhu takluk dalam permainan tiga game berdurasi 74 menit, 13-21, 21-18 dan 19-21. Hasil ini pun seolah memperpanjang torehan buruk Sindhu pasca merebut titel juara dunia 2019.

Berlabel sebagai unggulan 6, Sindhu yang sebelumnya punya keunggulan rekor pertemuan 3-0 dari Pai Yu Po seakan tak berdaya meladeni gaya permainan mengejutkan lawannya.

Kondisi rontoknya ketangguhan Sindhu sudah terlihat di game pertama tatkala pemilik medali perak Olimpiade Rio 2016 tersebut langsung tertinggal cukup jauh, 8-20 sebelum akhirnya skor 13-21 menutup game pembuka.

Di game kedua Sindhu lebih cepat meninggalkan poin Pai Yu Po setelah unggul dengan skor 17-11 dan dengan cekatan memaksa terjadinya rubber game melalui skor 21-18.

Namun kedigdayaan Sindhu akhirnya benar-benar runtuh di game ketiga. Sempat tertinggal 3-11 hingga jeda interval, Sindhu mampu menyamakan skor 11-11 dan berbalik unggul 18-15.

Tapi kecerdikan Pai Yu Po mengeksploitasi kelemahan Sindhu berhasil mengantarkan tunggal putri Taiwan itu menghentikan kiprah Sindhu di turnamen berhadiah total US$700.000 itu saat skor 21-19 jadi akhir hasil pertandingan tersebut.