Tragis, Raksasa Sungai Gangga Tumbang di Semifinal Swiss Open 2021

Ridho Permana
·Bacaan 2 menit

VIVA – Satu lagi, semifinal membara tersaji antara ganda putra Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen versus Raksasa Sungai Gangga, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

Berlaga di St. Jakobshalle, Basel, Sabtu 6 Maret 2021, Kim/Anders sukses mempecundangi Satwiksairaj/Chirag dua game langsung.

Game pertama, Kim/Anders benar-benar perkasa. Mereka memberikan tekanan demi tekanan yang memaksa Satwiksairaj/Chirag membuat kesalahan.

Terus menggempur, Kim/Anders memenangkan game pertama. Mereka mempermalukan Satwiksairaj/Chirag dengan angka 21-10.

Game kedua, ganda putra India Satwiksairaj/Chirag mencoba bangkit. Mereka mengumpulkan angka demi angka.

Meski demikian, tetap saja Kim/Anders mencoba menahan gempuran Satwiksairaj/Chirag. Mereka kembali membuat kejutan.

Setelah terjadi aksi kejar-kejaran agka, Kim/Anders menyudahi perlawanan Satwiksairaj/Chirag di game kedua dengan 21-17.

Atas kemenangan ini, Kim/Anders akan berjumpa dengan ganda putra Jerman, Mark Lamsfuss/Marvin Seidel di partai final besok, Minggu 7 Maret 2021.

Berbicara soal Satwiksairaj, namanya bersama Chirag menjadi sorotan karena sepakterjang mengerikan mereka di French Open 2019 dan Fuzhou China Open 2019.

Bagaimana tidak di dua turnamen itu tak ada satupun ganda putra dunia yang mampu mengalahkan Satwiksairaj/Chirag. Malahan mereka membantai para raksasa ganda putra dunia. Mereka hanya tumbang di tangan penguasa ranking 1 dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon.

Pada semifinal mereka menumbangkan Juara Asia 2019, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Penguasa ranking 5 dunia itu dilibas juga cuma dalam dua game dengan poin dramatis 21-11, dan 25-23. Mereka baru tumbang di final dari tangan The Minions.

Sedangkan di Fuzhou China Open, di babak 16 besar Satwiksairaj/Chirag secara tak terduga kemballi mengalahkan ganda putra Jepang yang mengalahkan Kevin/Marcus di final Badminton Asia Championships 2019, Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe.

Endo/Yuta dilumat Satwiksairaj/Chirag melalui laga panjang berdurasi 1 jam 6 menit dengan skor 21-18, 21-23 dan 21-11.

Dan yang paling menakutkan lagi, mereka menjadi penghancur mimpi tuan rumah China untuk bisa menjuarai sektor ganda putra turnamen ini. Sebab, di perempatfinal satu-satunya wakil China yang tersisa yaitu Li Junhui/Liu Yuchen dilibas tanpa ampun.

Hebatnya lagi, Satwiksairaj/Chirag tak memerlukan game tambahan untuk menyingkirkan Juara Dunia 2018 itu dari Fuzhou China Open 2019. Junhui/Yuchen dihancurkan dalam dua game saja dengan angka 21-19 dan 21-15. Dan lagi-lagi akhirnya mereka tumbang di tangan Kevin/Marcus di semifinal.