Transaksi Saham Antam Tembus Rp 5 Triliun, Begini Rekomendasi Analis

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam menguat signifikan pada perdagangan Kamis, (7/1/2021). Saham ANTM juga diburu investor seiring transaksi harian jumbo pada Kamis pekan ini.

Transaksi harian saham ANTM tembus Rp 5 triliun. Volume perdagangan saham 1,98 miliar saham. Nilai transaksi harian saham ANTM 191.321 kali. Kapitalisasi pasar saham ANTM Rp 62,48 triliun.

Saham ANTM melonjak 17,12 persen atau 380 poin ke posisi Rp 2.600 per saham. Saham ANTM sempat berada di level tertinggi Rp 2.740 per saham dan terendah Rp 2.600 per saham.

Analis PT Binaartha Sekuritas Nafan Aji menuturkan, pasar respons positif kabar pabrik baterai mobil listrik LG dibangun di KIT Batang.

"Ada kabar positif di mana pabrik baterai mobil listrik LG dibangun di KIT Batang,” kata dia saat dihubungi Liputan6.com.

Nafan merekomendasikan hold saham ANTM dengan target harga Rp 2.880 per saham.

Penutupan IHSG pada 7 Januari 2021

Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di Kantor BEI, Jakarta, Jumat (28/12). Presiden Joko Widodo atau Jokowi menutup langsung perdagangan IHSG 2018. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Karyawan memantau pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 2018 di Kantor BEI, Jakarta, Jumat (28/12). Presiden Joko Widodo atau Jokowi menutup langsung perdagangan IHSG 2018. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona hijau sepanjang sesi kedua perdagangan saham Kamis, (7/1/2021). Hal tersebut didukung dari kenaikan harga komoditas dan pasar menyambut January Effect dinilai angkat IHSG.

IHSG menguat 77,66 poin atau 1,28 persen ke posisi 6.143,34. Indeks saham LQ45 menanjak 1,18 persen ke posisi 956,86. Seluruh indeks saham acuan kompak menguat.

Sebanyak 269 saham menghijau sehingga mengangkat IHSG. 200 saham melemah dan 161 saham diam di tempat. Pada Kamis pekan ini, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.158,03 dan terendah 6.090,36. Total volume perdagangan saham 22,5 miliar saham dan nilai transaksi Rp 20,7 triliun. Investor asing beli saham Rp 773,29 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah 13.869.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham aneka industri melemah 0,72 persen. Sektor saham tambang menguat 5,61 persen, dan memimpin penguatan. Sektor saham industri dasar naik 2,12 persen dan sektor saham perdagangan menanjak 1,39 persen.

Saham-saham catat top gainers antara lain saham ANTM naik 17,12 persen ke posisi Rp 2.600 per saham, saham BNII menguat 15,79 persen ke posisi Rp 440 per saham, dan saham BBYB mendaki 24,83 persen ke posisi Rp 372 per saham.

Sedangkan saham LMSH melemah 6,88 persen ke posisi Rp 406 per saham, saham PTSP tergelincir 6,83 persen ke posisi Rp 3.000 per saham, dan saham ALDO susut 6,83 persen ke posisi Rp 464 per saham.

Bursa saham Asia sebagian besar menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng melemah 0,26 persen. Sedangkan indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 2,42 persen, indeks saham Jepang Nikkei menanjak 1,6 persen, indeks saham Thailand menguat 1,24 persen, indeks saham Shanghai naik 0,71 persen, indeks saham Singapura mendaki 1,51 persen dan indeks saham Taiwan menguat 1,54 persen.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini