Transjakarta Batasi Jam Operasional Selama Libur Idul Fitri 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memastikan tetap beroperasi saat momen libur Idulfitri 1442 Hijriah. Akan tetapi, manajemen Transjakarta akan menyesuaikan pada jam operasional, yang akan melayani masyarakat lebih singkat dibandingkan biasanya.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Sardjono Jhony Tjitrokusumo menyampaikan, terhitung mulai Rabu hingga Minggu tepatnya 12-16 Mei 2021, jam operasional Transjakarta akan dipangkas dan hanya melayani pelanggan hingga pukul 21.30 WIB.

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Nomor 190 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Sebagai Upaya Pencegahan COVID-19 Pada Masa Libur Hari Raya Idulfitri 1442 H.

"Sementara untuk layanan medis akan tetap beroperasi hingga pukul 23.00 WIB," ujar dia, Jumat (14/5/2021).

Jhony menambahkan, untuk libur Lebaran 2021, Transjakarta menyediakan sebanyak 11 layanan tambahan. Layanan ini dihadirkan untuk mengakomodasi serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan pelanggan di beberapa titik-titik wisata di sekitar Jakarta.

"Layanan ini akan melayani pelanggan selama 3 (tiga) hari mulai 14-16 Mei 2021 dan beroperasi mulai pukul 05.00 – 19.00 wib. Kami siap melayani mobilitas masyarakat semaksimal mungkin sesuai peraturan yang berlaku," ucapnya.

Kendati begitu, Jhony mengatakan Transjakarta tetap memberlakukan pembatasan jumlah pelanggan yakni 50 persen dari kapasitas normal.

Rinciannya ketentuan bus gandeng hanya boleh diisi maksimal 60 pelanggan, bus sedang maksimal 30 pelanggan, bus kecil maksimal 15 pelanggan.

Reporter: Sulaeman

Merdeka.com

11 Layanan Tambahan

Bus Transjakarta antre saat melintasi Shelter Harmoni, Jakarta, Kamis (5/11/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menargetkan di tahun 2030 seluruh armada merupakan bus listrik. Diharapkan total bus listrik mencapai 12.120 unit diakhir tahun 2030. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Bus Transjakarta antre saat melintasi Shelter Harmoni, Jakarta, Kamis (5/11/2020). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menargetkan di tahun 2030 seluruh armada merupakan bus listrik. Diharapkan total bus listrik mencapai 12.120 unit diakhir tahun 2030. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Berikut 11 layanan tambahan yang dioperasikan:

1. Pulogadung 2 – Ragunan (4H)

2. PGC 1 – Ancol (5D)

3. Harmoni – Ancol (5H)

4. Ragunan – Tosari (6)

5. Stasiun Manggarai – Ragunan (6F)

6. Kampung Rambutan – Ancol (5E)

7. Ragunan – Blok M via Kemang (6N)

8. Ragunan – MRT Fatmawati (6R)

9. Pancoran – TMII (7D)

10. Ragunan – Departemen Pertanian (GR3).

11. Puri Beta– Ragunan (13D)

Di luar itu, Transjakarta mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah apabila tidak ada keperluan mendesak. Namun jika harus ke luar rumah karena terpaksa untuk selalu menerapkan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Kami mengimbau seluruh pelanggan untuk tetap mematuhi semua prosedur yang berlaku, khususnya ketika menggunakan layanan Transjakarta," ujar dia.

Untuk selalu mendapatkan informasi terbaru tentang Transjakarta bisa mengakses media sosial Transjakarta di Twitter: @PT_Transjakarta dan Instagram: @pt_transjakarta. Serta gunakan selalu aplikasi TIJE untuk mendukung mobilitas.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini