TransJakarta gelar pelatihan keselamatan berkendara pramudi

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menggelar pelatihan keselamatan berkendara bagi para pramudi agar mereka dapat memiliki keterampilan dalam hal berkendara yang aman sesuai dengan prosedur.

Kepala Divisi Keselamatan PT TransJakarta Brigjen Pol (Purn) Sri Suari di Jakarta, Senin, mengatakan kegiatan pelatihan tersebut bertujuan agar pramudi dapat memiliki keterampilan dalam hal berkendara yang aman sesuai dengan prosedur keselamatan.

"Keterampilan yang dibangun antara lain adalah meningkatkan komunikasi dalam menghadapi penumpang yang beragam. Pengemudi akan mengedepankan situasi yang humanis dalam permasalahan ketika berkendara," kata Sri.

Sri menambahkan kegiatan pelatihan itu juga bertujuan agar pramudi dapat berkomunikasi dengan baik kepada penumpang dan masyarakat pengguna layanan TransJakarta.

Baca juga: TransJakarta: Tidak ada kebakaran yang terjadi pada bus di Rawamangun

Dia mengatakan bahwa pramudi memiliki peran sebagai garis terdepan dalam pelayanan transportasi, sehingga memerlukan keahlian guna menekan tingkat kecelakaan.

"Sopir harus selalu bekerja dalam komunikasi yang baik ketika memberi laporan saat ada masalah," ujar Sri.

Dia mengatakan target pelatihan keselamatan berkendara itu diharapkan dapat menyasar kepada 7.757 pramudi di akhir tahun ini.

Pelatihan itu tidak hanya melibatkan pramudi bus kecil atau angkot, namun juga untuk bus sedang maupun besar.

Baca juga: PPD evaluasi terkait insiden bus TransJakarta terbakar di Rawamangun

Pelatihan keselamatan berkendara itu dilaksanakan di mitra TransJakarta seperti Komilet Jaya, Duren Sawit, yang ditujukan pada pramudi angkot dan pelatihan bus sedang dan bus besar di Depo PPD, Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Jadi, seluruh pramudi TransJakarta itu ada 7.757 pramudi, semuanya akan ikut pelatihan, kami targetkan seluruh pramudi bus besar, sedang dan kecil dapat selesai tahun ini," kata Sri.