Transpuan jadi tersangka kasus penemuan mayat di apartemen Jaksel

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol. Budhi Herdi Susianto menyatakan transpuan inisial L sebagai tersangka terkait penemuan jenazah seorang mahasiswi di apartemen kawasan Cipulir, Kebayoran Lama.

Budhi mengatakan berdasarkan hasil otopsi bahwa korban sempat suntik "filler" sehingga menyebabkan adanya gangguan pada jaringan di sekitar bokong.

Baca juga: Polsek Pesanggrahan identifikasi jasad pria di apartemen Jaksel

"Iya berdasarkan hasil otopsi ada gangguan jaringan, nah gangguan jaringan ini tentunya dokter yang mungkin akan menjelaskan penyebabnya," kata Budhi di Jakarta, Senin.

Lebih lanjut, Budhi menyampaikan tersangka merupakan pemilik salon kecantikan. Korban diduga menjadi pelanggan karena terlihat akrab dengan menjemput tersangka di lobi berdasarkan rekaman kamera tersembunyi atau "CCTV".

"Dalam CCTV yang kami temukan perbincangan yang cukup hangat sehingga kami duga antara korban dengan pelaku ini udah cukup kenal," ujar Budhi.

Baca juga: Jenazah mahasiswi yang ditemukan di apartemen sulit dikenali

Sebelumnya, pihak Polres Metro Jakarta Selatan menyatakan jenazah mahasiswi yang ditemukan sulit dikenali dengan kondisi jasad telah menghitam dan lebam karena sudah beberapa lama berada di lokasi kejadian.

"Udah tidak bisa ini kayak melepuh semua, kita mana tau nggak bisa kita nerka-nerka," kata Budhi, Jumat (10/6).

Polisi kini sudah menetapkan L sebagai tersangka dan masih melakukan proses penyelidikan lebih mendalam terkait pelaku lainnya yang terlibat.

Baca juga: Transpuan ditangkap terkait penemuan mayat di apartemen Jaksel

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel