Trauma dan Kurang Sosialisasi Kerap Jadi Penyebab Kucing Tidak Mau Digendong

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Menggendong kucing dan membelai punggungnya merupakan aktivitas yang disukai banyak penggemar kucing. Hal ini membuat mereka merasa memiliki sesuatu untuk mencurahkan kasih sayang dan perhatian.

Sayangnya, beberapa kucing kerap kali tidak bersedia untuk disentuh, apalagi digendong. Kalau sudah seperti itu pasti ada rasa kecewa karena merasa ditinggalkan dan tidak diterima. Jangan keburu sedih, karena untuk bisa berinteraksi dengan hewan peliharaan memang membutuhkan waktu. Seperti halnya manusia yang tidak bisa langsung dekat dengan orang asing, begitu pula dengan kucing. Terlebih setiap ras atau jenis kucing memiliki karakter yang berbeda-beda.

Kurang Sosialisasi

Alasan seekor kucing tidak suka atau tidak mau digendong adalah karena kurangnya interaksi sosial. Jika anak kucing tidak berinteraksi sosial dengan manusia sejak awal, mereka cenderung akan waspada dan malu.

Kucing yang tidak pernah berinteraksi secara positif dengan manusia biasanya menganggap upaya mengelus dan memeluk sebagai sesuatu yang berbahaya. Mereka tidak mengerti bahwa Anda menunjukkan kasih sayang dan cinta dengan memegangnya atau menggendongnya.

Trauma dan pengalaman negatif

Kucing bersembunyi. ©Shutterstock
Kucing bersembunyi. ©Shutterstock

Alasan lain mengapa kucing benci digendong adalah pengalaman negatif dan traumatis di masa lalu. Meskipun kucing tidak membentuk ingatan seperti yang manusia lakukan, peristiwa positif dan negatif meninggalkan jejak dan membentuk perilaku kucing.

Kucing yang diadopsi atau diselamatkan memiliki sejarah yang tidak mungkin Anda ketahui. Beberapa dari kucing ini mungkin telah melalui sesuatu yang membuat mereka takut saat orang-orang akan menggendongnya. Anda harus memahami bahwa ini bukan hanya tentang situasi yang melukai atau melecehkan. Karena seekor kucing yang dikejutkan oleh suara keras saat dipeluk seseorang mungkin juga benci digendong.

Oleh karena itu, Anda harus berusaha membuat kucing mengerti bahwa digendong adalah hal yang baik. Jadikan pengalaman pertama yang positif dan menyenangkan.

Untuk membantu kucing bersosialisasi dan mengatasi traumanya, sering-sering mengajak kucing berbicara, dia akan terbiasa dengan kehadiran dan suara kita. Gunakanlah nada dan volume yang lembut sehingga tidak membuatnya ketakutan. Kamu juga bisa sekedar bersenandung lirih sambil duduk didekatnya, dengan begitu dia dapat terbantu membiasakan dirinya.

Dekati dengan makanan

Ilustrasi Makanan Kucing.(Shutterstock)
Ilustrasi Makanan Kucing.(Shutterstock)

Tawarkan makanan di dekatnya, pastikan kamu menjaga jarak kamu dan amati apakah ia mau memakannya. Jika ia tertarik mengendus dan memakan, lanjut ke tahap kedua dengan menaruh jarak makan perlahan mendekatimu. Lakukan secara berulang sampai ia bisa nyaman.

Memilih makanan kering cocok digunakan saat melatih kucing. Dalam hal ini, kamu bisa memilih makanan kucing Muezza. Tak perlu ragu memegang makanannya dan memberikannya langsung kepada kucing, karena Muezza yang sudah tersertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. Dengan label halal ini juga menghilangkan kecemasan kamu saat mencuci tempat makan kucing di tempat cuci piring, membawa makanan kering bepergian, hingga mencari lokasi penyimpanannya.

Muezza tersedia dalam 4 varian rasa yang lezat dan bakal disukai oleh kucing dan juga menyediakan asupan nutrisi yang sehat dan seimbang. Berasal dari bahan alami dan bebas bahan tambahan sintetik yang dapat mengganggu kesehatan kucing kesayanganmu, segera beli brand makanan kucing kering ini di Shopee dan Tokopedia.

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel