Tren Generasi Emas di Euro 2020 versi Kas Hartadi: Italia Paling Sukses

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Piala Eropa 2020 sudah memasuki babak empat besar atau semifinal. Italia akan menantang Spanyol dan Inggris berjumpa Denmark. Pemenangnya bakal melaju di partai puncak untuk memburu trofi.

Bicara penampilan masing-masing tim yang berlaga di Euro 2020 ini, pemain muda menjadi sorotan banyak orang. Tak terkecuali oleh pelatih tim Liga 2 Dewa United, Kas Hartadi. Euro kali ini diakuinya ikut menjadi panggung spesial bagi deretan pemain muda.

Timnas Italia cukup menarik perhatiannya saat ini, lantaran Jerman sebagai tim favoritnya sudah tersingkir di babak perempatfinal oleh Inggris. Mantan pelatih Sriwijaya FC itu menyorori performa Italia yang penuh karakter.

Italia tercatat adalah satu-satunya tim yang selalu meraih 100 persen kemenangan sejak babak penyisihan grup. Kas Hartadi yakin Italia bisa menyingkirkan Spanyol untuk lolos ke final, bahkan menjadi juara.

Faktor utama kesuksesan Italia adalah adanya pemain senior yang sangat kaya pengalaman. Seperti duet bek Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci, atau lini depan dengan kehadiran Lorenzo Insigne dan Ciro Immobile.

Begitu pula untuk komposisi pemain mudanya cukup tepat. Gianluigi Donnarumma, Di Lorenzo, Manuel Locatelli, Nicolo Barella, Marco Veratti, Federico Chiesa, atau Matteo Pessina adalah generasi emas Gli Azzurri yang membuktikan kedatangannya.

"Terus terang saya kurang mengikuti pertandingan yang disiarkan dini hari, karena paginya harus memimpin latihan tim. Kali ini saya pegang Italia, meski belum melihat secara detail permainan mereka," ungkap Kas Hartadi kepada Bola.com, Selasa (6/7/2021).

"Tapi feeling saya, Timnas Italia juara kali ini dengan adanya pemain muda. di bawah Roberto Mancini ada beberapa pemain muda Italia yang naik daun," lanjut pelatih asal Solo tersebut.

Kans Denmark dan Inggris

Para pemain Timnas Denmark ramai-ramai memeluk Martin Braithwaite usai ia mencetak gol ke gawang Wales pada babak 16 besar Euro 2020 di Johan Cruyff Arena, Sabtu (26/7/2021). (Koen van Weel, Pool via AP)
Para pemain Timnas Denmark ramai-ramai memeluk Martin Braithwaite usai ia mencetak gol ke gawang Wales pada babak 16 besar Euro 2020 di Johan Cruyff Arena, Sabtu (26/7/2021). (Koen van Weel, Pool via AP)

Laga semifinal lainnya akan mempertemukan Inggris kontra Denmark. Dua tim yang tampil cukup konsisten, terutama The Three Lions (julukan Inggris), sementara Denmark menjadi kuda hitam.

Inggris disebut Kas Hartadi sebagai tim yang sedang berkembang pesat. Sama halnya dengan Italia, Inggris memiliki kolaborasi skuad yang baik dengan adanya pemain senior dan mudanya.

Selain keberadaan pemain senior semacam John Stone, Harry McGuire, Raheem Sterling atau Harry Kane, ada sederet pemain yang naik kelas seperti Phil Foden, Mason Mount, Declan Rice, Jadon Sancho, atau pemain termuda di Euro 2020, Jude Bellingham.

Tapi menurut Kas Hartadi, Denmark juga pantang diremehkan. Buktinya mereka mampu melakukan jauh hingga ke semifinal. Menurutnya, kolektivitas permainan menjadi senjata mematikan Denmark.

"Inggris dan Denmark hampir sama cara mainnya, banyak pemain mudanya. Inggris bagus, bukan Inggris sebelumnya saya menilai Italia dan Inggris akan tampil di final," tandas Kas Hartadi.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel