Trenggono: PHK besar-besaran jangan terjadi di start up perikanan

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengharapkan agar start up (perusahaan rintisan) sektor kelautan dan perikanan dapat terus berinovasi dan jangan sampai terjadi fenomena PHK besar-besaran seperti yang diberitakan terjadi di sejumlah sektor saat ini.

"Saya berharap berita pemutusan hubungan kerja yang besar-besaran tidak terjadi pada start up sektor kelautan dan perikanan," kata Sakti Wahyu Trenggono dalam acara Fisheries Millenial Start Up Expo 2022 di Jakarta, Senin.

Menurut Trenggono, harapan agar tidak terjadi PHK besar-besaran adalah karena sektor kelautan dan perikanan di Indonesia memiliki potensi yang sangat banyak dan dapat disebut tidak terbatas.

Untuk itu, Menteri Kelautan dan Perikanan mengajak milenial untuk terus berinovasi dalam memajukan sektor kelautan dan perikanan Indonesia mengingat besarnya peluang usaha di bidang ini.

"Harapan saya kegiatan ini akan menginisiasi tumbuhnya start up perikanan yang kreatif dan inovatif di Indonesia. Tentunya tumbuh merata, dari mulai usaha di hulu hingga hilir serta yang bergerak di bidang teknologi pendukung," katanya.

Acara Fisheries Millenial Start Up Expo 2022 melibatkan hingga sebanyak 24 usaha rintisan serta 17 UMKM di bidang kelautan dan perikanan.

Ia mengingatkan bahwa peluang usaha bidang perikanan terbuka lebar karena permintaan pasar dunia yang begitu tinggi.

Selain itu, ujar dia, lini usaha yang bisa digeluti juga beragam dari hulu hingga hilir, seperti penangkapan, budidaya, pemasaran, pengolahan, hingga teknologi pendukung.

KKP memiliki program-program prioritas di subsektor perikanan tangkap maupun budidaya yang bisa dimanfaatkan oleh generasi muda untuk memulai serta mengembangkan usaha.

Menteri Kelautan dan Perikanan mengutarakan harapannya agar generasi muda dapat memanfaatkan besarnya peluang usaha di bidang kelautan dan perikanan ini secara optimal dengan menggunakan teknologi digital sebagai pendukung peningkatan produksi yang berkualitas dan ramah lingkungan.

"Bisnis ke depan itu mulai dari hulu sampai hilir musti benar-benar dijaga. Bagaimana teknologi bisa membantu memastikan hulu sampai hilir aman,” ucap Trenggono.

Sementara itu, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) KKP Artati Widiarti mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan sebagai sarana bagi milenial dan usaha rintisan perikanan untuk memperluas usaha melalui kemitraan bisnis dan investasi dengan pelaku usaha perikanan dan calon investor potensial.

Baca juga: MSC berikan pelatihan perikanan berkelanjutan "start up" teknologi

Baca juga: Praktisi hukum ungkap penyebab fenomena PHK di startup

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel