Trik Sederhana Ini Bikin Mobil Listrik Jadi Irit

Krisna Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVAMobil listrik sudah hadir sejak 10 tahun lalu di Indonesia, namun baru belakangan ini jumlah peminatnya meningkat drastis.

Adanya kebijakan pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai dari pemerintah, membuat produsen mobil kini leluasa mendatangkan produk baru andalan mereka.

Jika sebelumnya kendaraan yang tidak menghasilkan emisi ini dibanderol lebih dari Rp1 miliar, kini sudah ada beberapa yang dijual cuma setengahnya. Mulai dari Nissan Kicks yang masuk dalam kategori hybrid, hingga Hyundai Ioniq yang sepenuhnya memakai energi dari baterai.

Jarak tempuh mobil-mobil masa depan ini juga cukup jauh, yakni 300-500 kilometer dalam satu kali pengisian baterai. Uniknya, pemilik bisa menambah kemampuan itu dengan cara yang sederhana, yakni mengganti kaca film.

Head of After Sales Service Division PT V-Kool Indo Lestari, Billy Susanto mengatakan bahwa efek yang didapatkan dari penggunaan kaca film berkualitas pada mobil listrik, sama dengan yang dinikmati oleh pengguna kendaraan bermotor dengan mesin konvensional.

“Kalau pakai kaca film, mobil bisa lebih adem atau dingin. Kalau suhu kabin sudah dingin, AC tidak perlu dipasang di posisi dua bahkan tiga, yang membuat kompresor AC terus-menerus bekerja sehingga menguras energi dari baterai,” ujarnya melalui keterangan resmi, dikutip VIVA Otomotif Senin 1 Maret 2021.

Billy menjelaskan, Curtin University Australia telah melakukan penelitian terhadap kaca film V-Kool dan mendapatkan hasil efisiensi sebanyak 3 persen.

Terkait tingkat kegelapan, ia menuturkan bahwa anggapan bahwa lebih gelap jadi lebih adem adalah ketidak-tahuan pemilik kendaraan mengenai perbedaan panas dan silau.

“Panas matahari akan dirasakan melalui sengatan perih ke kulit atau timbulnya hawa panas, sementara silau adalah cahaya yang masuk dan diteruskan ke dalam ruang kabin yang tidak membawa energi panas menyengat,” tuturnya.