Trilogi Mike Tyson Vs Evander Holyfield Berpotensi Digelar di Dubai

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Upaya mewujudkan trilogi pertarungan Mike Tyson Vs Evander Holyfield terus berlangsung. Meski belum ada pengumuman resmi, duel kemungkinan bakal berlangsung di Dubai, Uni Emirat Arab.

Duel trilogi Mike Tyson vs Evander Holyfield memang tengah menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta tinju dunia. Rencana pertemuan mereka sebenarnya sudah sempat mencuat saat Tyson menyampaikan keinginannya untuk kembali ke ring tinju setelah 15 tahun pensiun, pada tahun lalu.

Holyfield sempat disebut-sebut sebagai calon lawan Mike Tyson pada laga amal yang berlangsung November 2020. Namun seperti diketahui, Tyson ternyata lebih memilih Roy Jones Jr sebagai penantangnya.

Usai pertandingan, Mike Tyson kembali menyampaikan keinginannya kembali ke arena profesional. Nama Holyfield pun kembali muncul sebagai calon lawan si Leher Beton. Sinyal terwujudnya trilogi ini semakin kuat setelah kedua petinju sama-sama membuka diri terhadap kemungkinan tersebut.

Sinyal Positif

Mike Tyson dan Evander Holyfield kembali berduel di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas pada 28 Juni 1997. Akan tetapi, laga akbar ini harus dihentikan pada ronde ketiga, karena Tyson menggigit kuping Holyfield. (AFP/JEFF HAYNES)
Mike Tyson dan Evander Holyfield kembali berduel di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas pada 28 Juni 1997. Akan tetapi, laga akbar ini harus dihentikan pada ronde ketiga, karena Tyson menggigit kuping Holyfield. (AFP/JEFF HAYNES)

Holyfield seperti dilansir dari Boxingscene beberapa waktu lalu secara gamblang menyampaikan kalau pembicaraan sedang dilakukan dengan pihak Tyson. "Mereka sedang membahasnya," kata Holyfield.

Belum lama ini salah satu media di Inggris kembali melaporkan perkembangan rencana trilogi Tyson Vs Holyfield. Seperti dilansir dari Metro.co.uk, pertarungan yang diperkirakan bakal bernilai 200 juta poundsterling tersebut akan berlangsung di salah satu kawasan Timur Tengah, yakni Dubai, UEA.

UEA ianggap cocok karena sudah terbiasa menggelar duel-duel akbar. Dua tahun lalu, juara dunia kelas berat asal Inggris, Anthony Joshua juga terbang Abu Dhabi, untuk menghadapi duel remacth melawan Andy Ruiz Jr. Kawasan ini juga seperti rumah kedua bagi MMA. Di masa pendemi, UEA juga menjadi tuan rumah bagi duel UFC 257 selama pandemi virus COVID-19 lewat program Fighting Islands.

"Saya pikir sudah dekat lagi. Menurutku, itu (trilogi) adalah sesuatu yang kami inginkan bersama," kata Holyfield saat ditanya terkait rencana pertarungannya melawan Tyson pada acara podcast Last Stand bersama Brian Custer.

Kilas Balik

Mike Tyson dan Holyfield seperti diketahui sudah sama-sama pensiun dari ring profesional. Namun pertemuan mereka sebelumnya masih menyisakan rasa penasaran bagi pencinta tinju dunia.

Holyfield merupakan petinju underdog yang meruntuhkan hegemoni Tyson sebagai juara dunia kelas berat. Pada pertemuan pertama 9 November 1996, Holyfield berhasil menang TKO atas si Leher Beton.

Setahun kemudian, keduanya kembali bertemu dalam di MGM Arena, Las Vegas. Dalam duel ini, Mike Tyson kembali dibuat tak berkutik. Kemarahan Si Leher Beton memuncak dan melampiaskannya dengan menggigit telinga Holyfield pada ronde ketiga. Dia kemudian didiskualifikasi dari pertandingan.

Akibat insiden ini, Tyson sempat kehilangan lisensi bertanding. Saat kembali ke ring, kemampuannya pun kian tergerus dan beberapa kali mengalami kekalahan sebelum akhirnya pensiun 2015 lalu.

Saksikan juga video menarik di bawah ini