Trio Kiper yang Pernah Diusir Wasit di Pentas Liga 1: Ada yang Gelut sama Rekan Sendiri!

Bola.com, Jakarta - Penjaga gawang merupakan posisi yang cukup sakral dalam pertandingan sepak bola. Tanpa kehadirannya, permainan tak akan pernah bisa dilanjutkan.

Tengok saja saat penjaga gawang mengalami cedera di pertandingan. Wasit tak pernah membiarkan mereka menjalani perawatan di pinggir lapangan seperti yang terjadi kepada pemain lainnya.

Meskipun pada akhirnya ini dimanfaatkan oleh sebagian kiper 'nakal' untuk membunuh waktu. Hal ini menunjukkan betapa mereka mendapatkan keistimewaan khusus di pertandingan.

Tetapi posisi ini tak sembarangan bisa diberikan ke sembarang pemain. Selain harus memiliki kualitas seorang kiper seperti refleks cepat maupun kepiawaian mengolah bola di kakinya, mereka juga harus memiliki mental baja untuk bertarung dengan pemain lawan.

Tetapi diantara mereka tak sedikit yang terpancing aksi lawan sehingga harus dikeluarkan lebih cepat dari pertandingan. Berikut ini deretan kiper yang mandi lebih awal dalam dua musim terakhir Liga 1.

Wawan Hendrawan

Dua pemain Bali United, Wawan Hendrawan dan Willian Pacheco nyaris baku hantam ketika melawan PSM Makassar. (Tangkapan layar Vidio).
Dua pemain Bali United, Wawan Hendrawan dan Willian Pacheco nyaris baku hantam ketika melawan PSM Makassar. (Tangkapan layar Vidio).

Mantan kiper Bali United, Wawan Hendrawan jadi nama pertama yang mendapat kartu merah dalam dua musim terakhir. Uniknya, ia diusir keluar bukan karena melanggar atau berkonfrontasi dengan lawan maupun wasit.

Kiper berusia 39 tahun ini dihukum lantaran kelahi dengan rekannya sendiri, Willian Pacheco. Situasi tak lazim itu terjadi pada masa tambahan waktu babak kedua kontra PSM Makassar, (17/10/2021)

Kesal karena Pacheco tak menutup pergerakan Willem Jan Pluim dengan baik, Wawan langsung meluapkan kepada kompatriotnya tersebut. Alhasil, wasit Faulur Rosy langsung mencabut kartu merah dari sakunya. Ada-ada saja bukan?

Bagus Prasetiyo

Kisah berbeda harus dialami Bagus Prasetiyo yang di musim lalu membela PSS Sleman. Kiper yang dihadirkan dari klub Liga 2, Persekat Tegal itu diharapkan mampu menjadi solusi rapuhnya barisan pertahanan klub berjuluk Super Elang Jawa.

Tetapi apa yang terjadi pada laga debutnya kontra Madura United, (18/1/2022) sungguh sangat tragis. Ia harus menyelesaikan laga lebih cepat di menit ke-23 lantaran menerima kartu merah dari wasit Faulur Rosy.

Dalam sebuah serangan balik lawan, Renan Silva yang kala itu masih berseragam Madura United berdiri bebas mengejar bola. Ia pun refleks keluar dari sarangnya. Tetapi yang terjadi, wasit menganggapnya mengganggu Renan Silva hingga terjatuh.

Nadeo Argawinata

Nadeo Argawinata. Kiper berusia 31 tahun ini telah dua musim memperkuat Bali United. Karena sering dipanggil Timnas Indonesia, ia hanya tampil 17 kali di BRI Liga 1 musim ini, berbagi peran dengan Wawan Hendrawan. Ia mampu membuat 10 clean sheet musim ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Nadeo Argawinata. Kiper berusia 31 tahun ini telah dua musim memperkuat Bali United. Karena sering dipanggil Timnas Indonesia, ia hanya tampil 17 kali di BRI Liga 1 musim ini, berbagi peran dengan Wawan Hendrawan. Ia mampu membuat 10 clean sheet musim ini. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Kiper terkini yang menjadi pesakitan adalah Nadeo Argawinata. Penjaga gawang Bali United itu harus diusir keluar di penghujung babak pertama kontra Persib Bandung, (23/08/2022), setelah tak kuasa menahan emosinya.

Gelandang Persib, Ricky Kambuaya, yang notabene merupakan rekanya di tim nasional, melihat 'kesempatan' untuk memprovokasinya. Sebelumnya, kiper asal Kediri itu sudah mendapatkan kartu kuning lantaran mengulur waktu.

Senggolan Kambuaya 'dimakan mentah-mentah' olehnya. Wasit Erfan Efendi dengan tegas menghukum keduanya dengan kartu kuning yang berarti kartu kuning kedua untuk Nadeo.

Yuk Tengok Persaingan Tim Favoritmu Saat Ini