Trio Pemain Muda Menjanjikan di Toulon Cup 2022: Masa Depan Persija dan Timnas Indonesia Cerah

Bola.com, Jakarta - Regenerasi menjadi isu pertama yang sepertinya hendak dibereskan Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia. Pelatih asal Korea Selatan itu tidak segan memberikan caps kepada pemain muda yang dianggap menonjol.

Gelandang Persebaya Surabaya, Marselino Ferdinan, merupakan pemain termuda yang mendapatkan debut bersama Timnas Indonesia di era pelatih yang akrab disebut STY tersebut. Pemain berusia 17 tahun tersebut bahkan sudah mengoleksi tiga penampilan sejauh ini.

Walaupun dihadapkan dengan Kualifikasi Piala Asia 2023, STY tentu tak akan luput mengawasi perkembangan Timnas Indonesia U-19 yang berlaga di turnamen Toulon. Apalagi, skuad Garuda Muda baru saja mengukir milestone bersejarah.

Duet pelatih Dzenan Radoncic dan Bima Sakti baru saja menghadirkan kemenangan perdana bagi Indonesia di turnamen tersebut. Mereka berhasil menang tipis 1-0 atas Ghana pada laga kedua grup yang berlangsung di Stade Jules-Ladoumègue, Paris, Prancis, (2/6/2022).

Kemenangan tersebut menunjukkan para pemain yang diproyeksikan untuk Piala Dunia U-20 2023 ini tengah berada dalam progres yang tepat. Para pemain di skuad ini memiliki potensi menjadi fondasi masa depan Timnas Indonesia.

Lantas, siapa saja pemain yang tampil menonjol di turnamen bergensi kelompok usia tersebut? Bola.com memilih tiga pemain paling impresif yang kebetulan berada di bawah naungan klub yang sama, Persija Jakarta.

 

M. Ferrari

Muhammad Ferarri (kiri) melakoni debutnya di BRI Liga 1 2021/2022 saat berumur 18 tahun. Bek tengah potensial milik Persija Jakarta tersebut telah mengemas tujuh penampilan sejauh ini. Ferrari dinilai layak untuk membela Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2021. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Muhammad Ferarri (kiri) melakoni debutnya di BRI Liga 1 2021/2022 saat berumur 18 tahun. Bek tengah potensial milik Persija Jakarta tersebut telah mengemas tujuh penampilan sejauh ini. Ferrari dinilai layak untuk membela Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2021. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

 

Walaupun masih kerap ditembus, penampilan M. Ferrari terhitung mengesankan. Beberapa kali ia sanggup memenangi duel dengan pemain lawan yang terbilang memiliki postur yang lebih tinggi.

STY sendiri lebih senang dengan bek yang memiliki postur tinggi besar. Elkan Baggott jadi bukti betapa pentingnya pemain yang andal menangani bola udara.

Dengan usia yang masih belia, bakal ada banyak waktu baginya untuk berkembang. Mungkin panggilan Timnas Indonesia senior masih jauh dari jangkauannya, tapi lebih banyak mendapatkan menit bermain di skuad utama Persija merupakan target yang realistis.

 

Raka Cahyana Rizky

Gelandang Timnas Indonesia U-16, Raka Cahyana Rizky (kiri) berebut bola dengan pemain Filipina U-16, Eugene Tillor pada laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 Grup G di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (16/9/2019). Indonesia U-16 unggul 4-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)
Gelandang Timnas Indonesia U-16, Raka Cahyana Rizky (kiri) berebut bola dengan pemain Filipina U-16, Eugene Tillor pada laga kualifikasi Piala AFC U-16 2020 Grup G di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (16/9/2019). Indonesia U-16 unggul 4-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Penggawa Persija lainnya yang bersinar di turnamen Toulon adalah Raka Cahyana. Bek kanan ini mampu bermain lugas dan tak ragu berduel dengan lawan yang memiliki kecepatan.

Pemain berusia 18 tahun ini juga baru saja menampilkan salah satu performa terbaiknya. Tak hanya solid mengatasi kecepata pemain sayap Ghana, gol tunggalnya juga menghadirkan kemenangan bersejarah bagi Indonesia.

Dengan cederanya Asnawi Mangkualam Bahar, pos bek kanan bakal kosong untuk sementara waktu. Raka Cahyana mungkin mendapatkan debut yang lebih cepat di Timnas Indonesia senior.

 

Cahya Supriadi

 

Indonesia tak pernah kehabisan stok kiper hebat. Belum selesai era Ernando Ari Sutaryadi, bibit muda lainnya telah mekar. Cahya Supriadi tampil prima dalam dua pertandingan perdana Timnas Indonesia U-19 di turnamen Toulon.

Bila bukan karena penampilan pemain berusia 19 tahun itu, Indonesia mungkin akan menderita lebih banyak gol. Tetapi dalam dua laga awal, ia hanya sekali saja memungut bola dari gawangnya.

Dengan penampilannya sekarang, bukan tak mungkin STY tergoda memberikan debut kepadanya. Tetapi bagi Persija, mereka tak perlu bingung mencari suksesor Andritany Ardhiyasa yang mulai termakan usia.

Hasil dan Jadwal Timnas Indonesia U-19 di Toulon Cup

Timnas Indonesia U-19 dipaksa mengakui kekalahan telak 0-7 dari Korea Selatan pada laga uji coba yang digelar di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3/2022). (dok. PSSI)
Timnas Indonesia U-19 dipaksa mengakui kekalahan telak 0-7 dari Korea Selatan pada laga uji coba yang digelar di Daegu Auxiliary Stadium, Daegu, Jumat (25/3/2022). (dok. PSSI)

30 Mei 2022

Timnas Indonesia U-19 0-1 Venezuela

(pencetak gol: Daniel Alejandro Perez 69')

2 Juni 2022

Ghana 0-1 Timnas Indonesia U-19

(pencetak gol: Raka Cahyana 58')

5 Juni 2022

Meksiko vs Timnas Indonesia U-19

Kick-off: 22.30 WIB

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel