Trio Timnas Indonesia yang Rawan Tercoret di Piala AFF 2022: Cedera Hingga Adaptasi Taktik Jadi Alasan

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan tim di Piala AFF 2022. Turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara itu sudah akan dimulai pada 20 Desember 2022.

Pria yang akrab disapa STY itu juga tengah disibukkan dengan pemusatan latihan (TC) untuk tim kelompok umur Indonesia U-20. TC yang berlangsung di Eropa ini merupakan agenda jelang Piala Asia U-20 2023 dan Piala Dunia U-20 2023.

Selain itu, ketiadaan kompetisi Liga 1 2022/23 semakin membuat rumit situasi. Imbas dari tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober lalu, kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air ditangguhkan hingga waktu yang belum ditentukan.

Tanpa adanya parameter performa yang jelas, STY jelas akan menengok pemain yang sudah sempat dipanggilnya dalam beberapa agenda internasional. Dari sana, ia akan melakukan proses seleksi untuk menentukan skuad terbaik.

Tetapi dari deretan pemain yang tampil tahun ini untuk skuad Garuda, sepertinya akan ada beberapa pemain yang harus rela tergusur posisinya. Siapa saja mereka? Berikut tiga nama yang rawan ditinggal untuk gelaran Piala AFF 2022.

 

Irfan Jaya (Bali United)

Irja panggilan akrabnya sempat kembali masuk ke lapangan namun tak lama wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Ia pun hanya bisa duduk di bangku cadangan usai pertandingan yang dimenangkan oleh Bali United tersebut sambil mengkompres kakinya dengan es batu. (Bola.com/Wahyu Pratama)
Irja panggilan akrabnya sempat kembali masuk ke lapangan namun tak lama wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan. Ia pun hanya bisa duduk di bangku cadangan usai pertandingan yang dimenangkan oleh Bali United tersebut sambil mengkompres kakinya dengan es batu. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Irfan Jaya bisa dikatakan merupakan salah satu andalan STY di sektor sayap. Pemain yang baru berusia 26 tahun itu merupakan salah satu pemain utama Timnas Indonesia pada putaran ketiga Kualfikasi Piala Asia 2023.

Tetapi sayangnya, ia tak ambil bagian dalam dua laga ujicoba terakhir kontra Curacao. Pemain asal Bantang itu terpaksa menepi lantaran menderita cedera retak tulang fibula saat membela klubnya, Bali United.

Belum diketahui pasti kapan dia akan kembali ke lapangan meski sudah mulai berlatih ringan. Tetapi satu yang pasti, ada banyak nama yang siap menggantikan perannya di Timnas Indonesia.

 

Alfeandra Dewangga (PSIS Semarang)

Pemain PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga Santosa. (Dokumen PSIS Semarang)
Pemain PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga Santosa. (Dokumen PSIS Semarang)

Awalnya, Alfeandra Dewangga merupakan pemain andalan STY di lini tengah maupun pertahanan Timnas Indonesia. Ia terlibat penuh saat tim Merah Putih kembali merebut status runner-up di Piala AFF 2020.

Tetapi semenjak perubahan skema menjadi tiga bek, ia perlahan tergusur dari skuad utama. Ia beberapa kali coba ditempatkan di posisi wing-back kiri. Namun, hasilnya tak terlalu menggembirakan.

Alhasil, ia tak lagi mendapat panggilan saat Indonesia beruji coba dengan Curacao pada akhir September lalu. Rasanya untuk kembali ke skuad Garuda dalam waktu dekat terlalu sulit untuk digapainya saat ini.

 

Stefano Lilipaly (Borneo FC Samarinda)

Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, mengontrol bola saat melawan Filipina pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Minggu (25/11). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)
Gelandang Timnas Indonesia, Stefano Lilipaly, mengontrol bola saat melawan Filipina pada laga Piala AFF 2018 di SUGBK, Jakarta, Minggu (25/11). Kedua negara bermain imbang 0-0. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

STY tentu memiliki pertimbangan matang saat memanggil kembali Stefano Lilipaly untuk putaran ketiga Kualfikasi Piala Asia 2023. Pengalaman pemain berusia 32 tahun dibutuhkan untuk menghadapi situasi sulit di Kuwait.

Tetapi pada akhirnya, permainannya tak benar-benar mampu memikat hati sang pelatih. Setelah menjadi pemain utama selama satu babak pada laga perdana, menit bermainnya semakin turun dalam dua laga setelahnya.

Tak heran bila ia sudah tak tampak di skuad Indonesia yang dua kali menghadapi Curacao beberapa waktu lalu. Di laga tersebut, STY memanggil beberapa nama debutan seperti Ramadhan Sananta dan Dendy Sulistyawan.