@TrioMacan2000: Saya Tidak Khawatir Terungkap  

TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik akun @TrioMacan2000 menyatakan siap menghadapi langkah Jaksa Agung Muda Pengawasan Marwan Effendi yang melaporkan dirinya atas tuduhan pencemaran nama baik terkait tulisan di media sosial Twitter.

»Saya tidak khawatir bila memang harus mengungkap identitas saya. Saya siap memenuhi panggilan polisi,” ujar pemilik akun @TrioMacan2000 yang dihubungi Tempo, Sabtu, 23 Juni 2012.

Menurut dia, tuduhan Marwan salah alamat. »Dia mengira @Trio Macan2000 adalah Fajriska, padahal bukan.”

Dalam laporannya ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Marwan memaparkan bahwa pemilik akun Twitter @fajriska, dengan nama Fajriska Mirza atau kerap disapa Boy, menyebarkan informasi palsu berkaitan dengan kasus korupsi di BRI pada tahun 2003.

Ia juga mencurigai sebuah akun Twitter lain, yang juga menyebarkan berita palsu tersebut, dengan nama @TrioMacan2000. "Nanti biar polisi yang mengusut, mungkin pemiliknya sama," kata Marwan.

Saat dihubungi Tempo, Marwan mengatakan dirinya sedang berada di Surabaya. "Lagi ngasih kuliah," ujarnya, Sabtu sore, 23 Juni 2012.

Menurut pemilik akun @TrioMacan2000, dirinya akan mengungkap semua dokumen yang melibatkan Marwan jika nantinya menjalani pemeriksaan. Hal itu juga ditulisnya dalam tweet-nya di Twitter, »Kami juga akan informasikan semua keterangan kpd penyidik termasuk bukti2 kolusi JAM ME dengan mafia2 perbankan (Ricard Latif cs).”

Dia juga mengaku tidak pernah diteror atas kasus yang melibatkan Marwan. »Jauh-jauh hari pernah diteror, tapi atas kasus lain,” ujarnya.

Akun @fajriska sendiri berkicau, Marwan yang ketika itu menjabat sebagai Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta diduga telah menggelapkan uang yang menjadi barang bukti sebesar Rp 500 miliar.

Sementara Marwan membantahnya. "Kajati DKI sudah berkali-kali menjelaskan. Saya dapat kabar, BRI juga sudah menjelaskan," kata Marwan.

MUSTAFA SILALAHI | ERWIN Z

Berita terpopuler

Sebelum Hilang, Penulis Buku Lapindo Dikirim SMS Teror

Alasan ATC Menyetujui Sukhoi Turun ke 6.000 Kaki

Penulis Buku tentang Lapindo Diduga Hilang di Bandung

Kenapa ATC Tak Sadar Sukhoi Hilang 24 Menit

5 Film Tak Boleh Dilewatkan Pekan Ini

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.