Trivia Saham: Mengenal IDX ESG Leaders, Indeks Mengukur Investasi Berkelanjutan

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) memiliki sejumlah indeks saham. Indeks saham ini sebagai ukuran statistic yang mencerminkan keseluruhan pergerakan harga atas sekumpulan saham yang dipilih berdasarkan kriteria dan metodologi tertentu serta dievaluasi secara berkala.

Demikian mengutip dari laman BEI, Minggu (14/11/2021). Ada sejumlah tujuan indeks saham ini. Mulai dari mengukur sentimen pasar, dijadikan produk investasi pasif seperti reksa dana indeks, ETF indeks, dan produk turunan.

Selain itu benchmark bagi portofolio aktif, proksi dalam mengukur dan membuat model pengembalian investasi dan proksi untuk kelas aset pada alokasi aset.

Adapun salah satu indeks saham yang populer yaitu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Indeks ini yang mengukur kinerja harga semua saham yang tercatat di papan utama dan papan pengembangan BEI.

Selain IHSG, BEI juga telah meluncurkan indeks baru pada akhir 2020 yaitu IDX ESG Leaders. Kali ini, trivia saham akan membahas mengenai IDX ESG Leaders.

Kata environment, social and governance (ESG) sering terdengar akhir-akhir ini. Mengutip kpbu.kemenkeu.go.id, standar ESG ini merupakan konsep yang mengedepankan kegiatan pembangunan, investasi, bisnis yang berkelanjutan dengan tiga faktor utama antara lain lingkungan, sosial dan tata kelola.

Demikian juga dengan Indeks ESG Leaders yang memiliki penilaian dalam environmental, social dan governance (ESG). Indeks ini mengukur kinerja harga dari saham-saham yang memiliki penilaian ESG yang baik tidak terlibat pada kontroversi secara signifikan serta memiliki likuiditas transaksi serta kinerja keuangan yang baik. Penilaian ESG dan analis kontroversi dilakukan oleh sustainalytics.

Mengutip Antara, 14 Desember 2020, melalui indeks ini, BEI mendorong praktik ESG dan menjadi tonggak dalam penerapan investasi berkelanjutan di Indonesia. BEI berkomitmen terus mengembangkan investasi berkelanjutan dan peningkatan praktik ESG di pasar modal Indonesia.

BEI pun bekerja sama dengan Sustainalytics, lembaga independen terkemuka yang bergerak dalam bidang penelitian ESG dan tata kelola perusahaan, dalam penyediaan data ESG. Data ESG yang disediakan berupa penilaian risiko ESG dan analisis kontroversi yang akan menjadi dasar dalam penetapan konstituen indeks IESG Leader.

Sustainalytics akan melakukan penilaian risiko ESG untuk digunakan dalam IDX ESG Leaders pada Januari-Februari dan Juli-Agustus.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penentuan Kategori Konstituen

Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pejalan kaki duduk di dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Untuk proses penentuan konstituen terpilih, antara lain dari saham-saham semesta dan dengan memakai data penilaian risiko ESG, serta data tingkat kontroversi yang disampaikan oleh Sustainalytics. Pertama, proses pemilikan dilakukan dengan saham-saham dengan kontroversi kategori 4 dan 5 tidak lolos seleksi dikeluarkan.

Adapun kontroversi kategori 4 ini sebagai kontroversi yang berdampak tinggi terhadap lingkungan dan masyarakat dengan risiko bisnis tinggi. Selain itu, terjadi permasalahan structural, sistemik, insiden berulang, dan perusahaan memiliki sistem manajemen yang tidak memadai.

Sedangkan kontroversi kategori 5 didefisinisikan sebagai kontroversi yang berdampak berat terhadap lingkungan dan masyarakat dengan risiko bisnis yang serius. Terjadi perilaku negatif yang luar biasa, frekuensi insiden yang tinggi dan perusahaan memiliki manajemen kontroversi yang buruk.

Kedua, saham-saham dengan skor risiko ESG pada kategori tinggi dan berat tidak lolos seleksi (dikeluarkan). Ketiga, dari saham-saham yang tersisa, berdasarkan nilai risiko ESG terendah ditentukan konstituten IDX ESG Leaders terpilih yaitu sebanyak paling sedikti 15 saham dan paling banyak 30 saham.

Indeks ESG Leaders ini memakai metodologi capped free float adjusted market capitalization weighted average and ESG Tilt factored.

Pada saat evaluasi, bobot tiap saham pada indeks dibatasi paling tinggi 15 persen. Adapun indeks IDX ESG Leaders ini dihitung berdasarkan tanggal dasar pada 4 Februari 2014 dengan nilai dasar 100.

Evaulasi dilakukan berkala untuk evaluasi mayor pada awal Maret dan September, sedangkan evaluasi minor pada awal Juni dan Desember.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel