Truk Bermuatan Semen Tercebur di Pelabuhan Merak, Diduga Kelebihan Muatan

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan menduga truk yang tercebur di dermaga Pelabuhan Merak bermuatan lebih, over dimensions over load (ODOL). Truk bermuatan semen itu tercebur setelah ban serep tersangkut pada Rabu (28/12) malam.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno pun menegaskan bahwa dia sudah meminta kepada petugas lapangan untuk menindak truk ODOL.

"Kami juga sudah meminta pada petugas di lapangan untuk bertindak tegas kepada truk yang akan menyeberang jika terlihat melanggar batas dimensi dan muatan," kata Hendro kepada wartawan, Kamis (29/12).

Hendro menyampaikan akibat ban serep truk yang menyangkut pada rampdoor, maka gardan truk patah. Evakuasi segera dilakukan dengan menggunakan mobil derek dan menarik dengan truk lain.

"Namun karena truk dalam keadaan terjepit evakuasi tidak berhasil. Pada pukul 22.38 WIB truk tercebur ke laut, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa," jelasnya.

Usai kejadian tersebut telah dilakukan koordinasi dengan sejumlah stakeholder terkait seperti PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero), Kepolisian, operator, dan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VIII Provinsi Banten.

“Kondisi dermaga dan movable bridge saat ini aman," ujar dia.

Bagi yang akan melakukan perjalanan khususnya melalui jalur penyeberangan agar tetap berhati-hati dan memantau perkembangan cuaca yang berlaku setiap harinya agar dapat mengantisipasi potensi cuaca buruk.

Ia juga meminta agar pengusaha maupun operator truk untuk tetap mengawasi batas muatan dan dimensi yang diperbolehkan saat akan melakukan perjalanan agar tetap memenuhi unsur keselamatan. [ray]