Truk yang Ditumpangi Terguling, 4 Buruh Pemanen Tebu di Jombang Tewas Tertimpa Muatan

Merdeka.com - Merdeka.com - Empat orang buruh pemanen tebu di Jombang tewas akibat tertimpa muatan tebu dari truk yang ditumpanginya. Kecelakaan itu terjadi lantaran truk yang ditumpangi terguling saat melintas di jalan miring.

Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Raya embong miring, Desa Sembung, Kecamatan Perak, Jombang, Jawa Timur, Selasa (14/6). Truk yang mengangkut tebu terguling di jalan raya nasional itu.

"Jalannya itu Pak, jalannya miring terus terguling," kata sopir truk, Dapit (35) kepada wartawan di RSUD Jombang.

Korban Menumpang untuk Pulang Dapit saat itu mengemudikan truk dari Sembung, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Dia membawa muatan tebu menuju Pabrik Gula Lestari, Ngrombot, Kecamatan Kertosono, Nganjuk.

"Ini tadi dari Sembung ke Lestari," jelas Sopir asal Ngronggot, Nganjuk ini.

Menurut Dapit, dia juga membawa delapan orang yang menumpang di atas tebu yang ia muat. Mereka hendak pulang ke rumahnya masing-masing.

"Di atas 8 orang, di atas tebu. Mereka menunggu angkutan pulang tidak ada, terus ikut naik karena sudah sore," ucapnya.

Sopir Truk Bantah Mengantuk

Nahas, ketika melewati jalan miring Perak, tiba- tiba saja truk yang dikemudikannya terguling. Dapit beruntung selamat dalam kejadian itu.

Namun, delapan orang penumpang di atas tebu tertimpa muatan. Empat orang di antaranya meninggal dunia dan jenazahnya langsung dievakuasi ke RSUD Jombang.

Sementara penumpang lainnya dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. "(Lainnya) dievakuasi ke puskesmas," katanya.

Dapit menegaskan, saat kejadian itu, kondisinya sadar dan tidak sedang mengantuk. Ia juga menyebut muatan tebu yang dibawanya tidak berlebihan. Lagi-lagi, menurutnya truk terguling karena jalan miring.

Polisi Periksa Sopir

Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat menyatakan keempat korban meninggal merupakan warga Dusun Jeruk Kidul, Desa Mabung, Kecamatan Baron, Nganjuk. Ia merinci korban meninggal masing-masing: Abdul (56), Suwoto (53), Ribut (43), dan Tumidi (45). Sementara empat korban terluka belum diketahui identitasnya.

Saat ini polisi sedang melakukan identifikasi. "Empat orang meninggal, empat orang lainnya terluka," katanya.

Kapolres Jombang kembali menegaskan bahwa saat kejadian delapan korban itu menumpang di atas tebu yang dimuat dalam truk. "Kita sudah melakukan olah TKP. Saat ini kita masih melakukan pemeriksaan terhadap sopir," ujarnya. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel