Trump: Oracle 'hampir' mencapai kesepakatan tentang TikTok

·Bacaan 2 menit

Washington (AFP) - Raksasa teknologi Silicon Valley, Oracle, "hampir" mencapai kesepakatan menjadi mitra AS untuk aplikasi video TikTok milik China guna menghindari larangan di Amerika Serikat, kata Presiden Donald Trump pada Selasa.

Komentar Trump muncul sehari setelah para pejabat AS mengonfirmasi bahwa Oracle akan membuat kesepakatan dengan induk perusahaan TikTok, ByteDance, menjelang tenggat waktu yang ditetapkan oleh presiden AS, yang menyebut aplikasi tersebut ancaman keamanan nasional.

"Saya dengar mereka hampir mencapai kesepakatan," kata Trump kepada wartawan seraya menambahkan bahwa "kami akan segera membuat keputusan" tentang apakah akan menyetujui perjanjian itu, yang akan membuat Oracle menjadi "penyedia teknologi terpercaya" untuk TikTok.

Rincian kesepakatan masih belum jelas. Tetapi Financial Times melaporkan bahwa ByteDance akan menempatkan bisnis global TikTok pada sebuah perusahaan baru yang berkantor pusat di AS dengan Oracle berinvestasi sebagai pemegang saham minoritas bersama dengan investor-investor AS lainnya.

CNBC melaporkan pemerintahan Trump dapat menyetujui kesepakatan itu Selasa malam.

Kisah TikTok mengalami berbagai perubahan dengan Microsoft awalnya dipandang sebagai pelamar sebelum tawarannya ditolak.

Pihak berwenang China mengatakan mereka tidak akan mengizinkan ByteDance menjual algoritme yang digunakan oleh TikTok yang diyakini memiliki banyak nilai untuk platform media sosial populer tersebut.

TikTok mengatakan dalam satu pernyataan bahwa "kami telah mengajukan proposal ke Departemen Keuangan yang kami yakini akan menyelesaikan masalah keamanan Pemerintah" dan memungkinkan perusahaan ini terus digunakan oleh 100 juta orang di AS.

Daniel Ives dari Wedbush Securities mengatakan kesepakatan itu bisa menjadi "kemenangan strategis yang besar" bagi TikTok yang akan menghindari penutupan.

"Sementara ketegangan AS/China terus berlanjut pada semua aspek rantai proses teknologi, menyelesaikan kebuntuan TikTok dan ByteDance dan latar belakang politik "Kubus Rubik" yang rumit ini melegakan bagi investor teknologi dengan Oracle berada dalam lingkaran pemenang," kata Ives dalam catatan penelitian.

Jika transaksi terjadi, itu akan menghindari penjualan langsung TikTok sambil memberikan saham aplikasi populer itu kepada Oracle, yang pendirinya Larry Ellison adalah pendukung Trump terkemuka.

Trump mengatakan kepada wartawan pada Selasa bahwa dia "sangat menghormati Larry Ellison."

Panel keamanan nasional diperkirakan akan bertemu Selasa untuk meninjau rencana tersebut.

Senator Konservatif Josh Hawley dari Missouri mendesak panel agar menolak kesepakatan itu kecuali jika kesepakatan itu membuat "terobosan bersih" dari China.

"Undang-undang intelijen represif China, yang memungkinkan penyitaan data dari perusahaan China seperti ByteDance jika Partai Komunis China datang, masih tetap berlaku," kata Hawley dalam sebuah surat kepada Menteri Keuangan Steven Mnuchin.

"Dan itulah mengapa setiap permainan cangkang perusahaan yang membuat TikTok berada di tangan ByteDance hanya akan melanggengkan masalah asli, yang membuat terancam kepentingan nasional AS dan pengguna sehari-hari."

Analis-analis lain mengatakan kesepakatan itu tampak meragukan karena akan membuat platform sosial yang populer itu dikuasai ekutu Trump.

"Kesepakatan di mana Oracle mengambil alih hosting tanpa kode sumber dan perubahan operasional yang signifikan tidak akan mengatasi kekhawatiran-kekhawatiran yang logis tentang TikTok, dan Gedung Putih yang menerima kesepakatan seperti itu akan menunjukkan bahwa praktik ini penipuan murni," kata cuitan Alex Stamos, profesor Stanford dan mantan eksekutif keamanan Facebook dan Yahoo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel