Trump seimbangkan dukungan kepada demonstran Iran

Oleh Steve Holland dan Humeyra Pamuk

WASHINGTON (Reuters) - Lewat cuitan-cuitan solidaritas dalam bahasa Persia dan tool-tool teknologi untuk menghindarkan pemblokiran internet, Presiden AS Donald Trump mungkin mendekati opsinya dalam mendukung para demonstran Iran yang bangkit melawan penguasa mereka.

Para pejabat AS mengatakan bahwa pemerintah Trump perlu menghindari indikasi yang bisa memunculkan adanya tuduhan campur tangan asing -seperti pendanaan langsung- dan meningkatkan kemungkinan ditumpasnya orang-orang yang hendak didukung AS dengan cara kekerasan.

Sehari setelah unjuk rasa meletus di Teheran dan kota-kota lain setelah pada Sabtu Iran mengakui menembak jatuh sebuah pesawat Ukraina yang menewaskan semua 176 orang di dalam pesawat itu, Trump mengirim cuitan dalam bahasa Farsi yang ditujukan kepada para pemimpin Iran: "JANGAN BUNUH PEMROTEAS KALIAN." Cuitan ini sudah di-retweet hampir 80.000 kali.

Para pejabat AS mengatakan niat cuitan Trump dan suara-suara dukungan lainnya dalam pemerintahan AS adalah untuk menguatkan pesan bahwa Washington menyatakan solidaritas kepada rakyat Iran, sambil membantu memotivasi para pengunjuk rasa dan membuat pemerintah Teheran tahu "kami memperhatikan."

Demonstran mendapat tanggapan keras polisi di beberapa tempat selama empat hari unjuk rasa. Pada November, tanggapan keras terhadap demonstran yang disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar telah menewaskan ratusan orang.

Penerbangan Ukraine International Airlines dari Teheran ke Kiev ditembak jatuh oleh pertahanan udara Iran ketika angkatan bersenjata Iran dalam siaga melancarkan serangan balasan untuk serangan drone ASyang menewaskan panglima terkemuka Iran Qassem Soleimani pada 3 Januari. Sebagian besar dari penumpang pesawat itu adalah warga Iran atau berdwikewarganegaraan Kanada-Iran.

"Kami tidak mencari perubahan rezim atau perang habis-habisan," kata seorang pejabat AS yang meminta namanya tidak disebutkan. "Kami hanya memberi tahu Anda (bahwa) Anda tidak bisa memiliki senjata nuklir dan tidak boleh menembak pengunjuk rasa."

Amerika Serikat bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan teknologi guna membantu menciptakan alat bagi rakyat Iran dalam menghindarkan pembatasan internet oleh Teheran, kata Brian Hook, wakil khusus AS untuk Iran. Sepanjang unjuk rasa November, puluhan ribu orang menggunakan tool internet ini untuk berkomunikasi, tambah dia.