Trump soal Twitter Dibeli Elon Musk: Sekarang Berada di Tangan Orang yang Waras!

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, memuji kepemilikan baru Twitter di bawah Elon Musk. Musk pernah menyebutkan penangguhan permanen sebuah akun tidak akan dilakukannya jika dirinya telah membeli Twitter.

"Saya sangat senang bahwa Twitter sekarang berada di tangan yang waras, dan tidak akan lagi dijalankan oleh orang Radikal Kiri yang benar-benar membenci negara kita," tulis Trump di akun Truth Social-nya, platform mirip Twitter yang dijalankan oleh Trump Media & Technology Group seperti dilaporkan CNBC, Senin (31/10).

Sayangnya, Trump tak memberikan sinyal kemungkinan kembali ke Twitter. Musk mengatakan dia akan mencabut penangguhan permanen Trump, yang diberlakukan Twitter setelah pemberontakan 6 Januari 2021 di US Capitol. Kala itu alasan petinggi Twitter memblokir permanen akunnya lantaran kekhawatiran Tweet Trump mampu memprovokasi keadaan.

Trump pernah mengatakan beberapa bulan lalu bahwa dia tidak akan kembali ke Twitter bahkan jika Musk membatalkan larangan tersebut. Dia memulai pesannya pada hari Jumat dengan menggembar-gemborkan Truth Social dan mengklaim tanpa bukti atau spesifik bahwa platform tersebut memiliki jumlah yang lebih besar minggu lalu dari semua platform lain, termasuk TikTok, Twitter, Facebook, dan lainnya.

"Twitter sekarang harus bekerja keras untuk membersihkan diri dari semua bot dan akun palsu yang telah sangat merugikannya," tulis Trump pada hari Jumat. [faz]