Tsunami COVID-19, Indonesia dan 7 Negara Ini Larang Kedatangan dari India

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Melonjaknya kasus COVID-19 di India membuat banyak negara melarang kedatangan dari Negeri Bollywood itu. Tercatat ada 8 negara yang melarang kedatangan dari negara yang sedang dilanda tsunami COVID-19 itu sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.

Melansir Channel News Asia, Jumat (23/4/2021), India mencatat penghitungan harian tertinggi kasus virus corona di dunia untuk hari kedua berturut-turut pada Jumat (23/4), sementara kematian harian akibat COVID-19 juga melonjak rekor.

Dengan 332.730 kasus baru, total beban kasus India kini telah melampaui 16 juta.

Tingginya angka kasus COVID-19 tersebut membuat banyak negara di dunia pun mengantisipasi penyebaran virus dengan menyetop kedatangan dari India.

Mengutip berbagai sumber, berikut adalah negara-negara yang telah menyetop kedatangan dari India:

1. Indonesia

Polisi Delhi berjaga-jaga pada hari pertama lockdown diberlakukan di ibu kota India, New Delhi, Selasa (20/4/2021). India pada Selasa (20/4) melaporkan 259.170 infeksi baru dan 1.761 kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir. (AP Photo/Manish Swarup)
Polisi Delhi berjaga-jaga pada hari pertama lockdown diberlakukan di ibu kota India, New Delhi, Selasa (20/4/2021). India pada Selasa (20/4) melaporkan 259.170 infeksi baru dan 1.761 kematian akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir. (AP Photo/Manish Swarup)

Indonesia menyetop pemberian visa kepada warga India akibat lonjakan COVID-19 di negara tersebut. Ini juga berlaku bagi orang asing yang berkunjung ke India pada 14 hari terakhir.

"Pemerintah memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi orang asing yang pernah tinggal dan atau mengunjungi wilayah India dalam waktu 14 hari," ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartanto, Jumat (23/4/2021).

"Sedangkan bagi warga indonesia yang akan kembali ke Indonesia dalam kurun 14 hari tetap diizinkan masuk dengan protokol kesehatan yang diperketat," lanjut Airlangga.

Menko Airlangga berkata aturan ini bersifat sementara dan terus dikaji. Aturan ini berlaku mulai 25 April 2021.

2. Singapura

Semua pemegang long-term visit pass dan pengunjung jangka pendek dengan riwayat perjalanan terbaru ke India dalam 14 hari terakhir tidak akan diizinkan masuk ke Singapura mulai 24 April, demikian diumumkan Kementerian Kesehatan (MOH) pada Kamis, 22 April.

Ini termasuk pengunjung yang transit di India dan semua yang telah memperoleh persetujuan sebelumnya untuk masuk ke Singapura, katanya.

3. Hong Kong

Sejak Minggu malam, pemerintah Hong Kong mengaktifkan "emergency circuit breaker" dan melarang penerbangan penumpang dari India selama 14 hari, mulai 20 April, meningkatkan kekhawatiran atas varian virus corona yang bermutasi.

Keputusan itu diambil setelah beberapa penumpang India dari Mumbai dinyatakan positif Covid-19 setibanya di bandara Hong Kong. Pertama, maskapai India Vistara dilarang terbang ke sana hingga 2 Mei dan kemudian, pembatasan diperpanjang ke semua penerbangan lainnya.

Hong Kong telah melarang penerbangan dari India dalam empat kasus berbeda, sejak Agustus. Selain India, pemerintah juga melarang penerbangan dari Pakistan dan Filipina.

4. Pakistan

Petugas kesehatan beristirahat saat sela-sela mengkremasi korban COVID-19 di New Delhi, India, Senin (19/4/2021). New Delhi memberlakukan lockdown selama seminggu untuk mencegah runtuhnya sistem kesehatan di tengah ledakan kasus COVID-19. (AP Photo/Manish Swarup)
Petugas kesehatan beristirahat saat sela-sela mengkremasi korban COVID-19 di New Delhi, India, Senin (19/4/2021). New Delhi memberlakukan lockdown selama seminggu untuk mencegah runtuhnya sistem kesehatan di tengah ledakan kasus COVID-19. (AP Photo/Manish Swarup)

Sejak Senin (19/4), Pakistan memberlakukan larangan bagi pelancong dari India selama dua minggu ke depan, dengan alasan penyebaran varian baru dari virus corona baru di negara tetangga.

Pernyataan yang dikeluarkan oleh National Command and Operation Center (NCOC) mengatakan keputusan itu diambil dalam rapat forum yang dipimpin oleh Menteri Perencanaan dan Pembangunan Asad Umar.

5. Inggris

Sehari setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menunda kunjungannya ke India, otoritas Inggris mengeluarkan perintah baru yang menempatkan India pada 'daftar merah' mereka untuk perjalanan pada hari Senin (19/4).

Mulai 23 April dan seterusnya, penduduk Inggris yang datang dari India harus dikarantina di hotel selama 11 malam. Sementara itu warga negara lain yang tiba dari India tidak akan dapat melakukan perjalanan ke Inggris sama sekali.

Masa tenggang empat hari juga telah diberikan kepada mereka yang perlu melakukan perjalanan kembali ke Inggris tanpa harus dikarantina di hotel.

Sementara itu, Air India telah membatalkan semua penerbangan ke dan dari Inggris mulai tanggal 24 hingga 30 April.

6. Amerika Serikat

Pada 20 April, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan yang meminta semua warganya untuk menghindari perjalanan ke India.

Pemerintah AS telah menempatkan India dalam kategori 'Level 4' yang mengatakan tingkat COVID-19 sangat tinggi di India.

"Wisatawan harus menghindari semua perjalanan ke India," kata penasehat itu.

"Karena situasi saat ini di India, bahkan pelancong yang divaksinasi penuh mungkin berisiko terkena dan menyebarkan varian Covid-19 dan harus menghindari semua perjalanan ke India," katanya lebih lanjut.

7. Selandia Baru

Petugas kesehatan menyesuaikan pelindung wajah rekannya yang akan masuk ke pusat karantina pasien COVID-19 di New Delhi, India, Senin (19/4/2021). New Delhi memberlakukan lockdown selama seminggu untuk mencegah runtuhnya sistem kesehatan di tengah ledakan kasus COVID-19. (AP Photo/Manish Swarup)
Petugas kesehatan menyesuaikan pelindung wajah rekannya yang akan masuk ke pusat karantina pasien COVID-19 di New Delhi, India, Senin (19/4/2021). New Delhi memberlakukan lockdown selama seminggu untuk mencegah runtuhnya sistem kesehatan di tengah ledakan kasus COVID-19. (AP Photo/Manish Swarup)

Selandia Baru juga memberlakukan larangan perjalanan dari India setelah mendeteksi 23 kasus Covid-19 di antara penumpang yang datang dari luar pada awal bulan ini.

Menurut laporan, 17 dari 23 kasus ditemukan positif untuk varian SARS-CoV-2 India, mendorong pihak berwenang untuk melarang perjalanan dari India.

8. Kanada

Selain itu, pemerintah Kanada juga ikut menangguhkan kedatangan dari India sebagai upaya pencegahan penyebaran Virus Corona COVID-19.

Larangan ini bersamaan dengan kedatangan dari Pakistan.

Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym

Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 5 Cara Cegah Covid-19 Saat Berolahraga di Gym. (Liputan6.com/Abdillah)