Tugas Negara, 119 Prajurit TNI Berangkat ke Lebanon Selama 1 Tahun

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – 19 Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) Kontingen Garuda XXVIII-M UNIFIL telah diberangkatkan untuk menjalankan misi perdamaian dunia di perairan Lebanon.

Prajurit TNI itu berangkat menggunakan Kapal Perang milik TNI Angkatan Laut, yaitu KRI Sultan Iskandar Muda (SIM) - 367 yang dilengkapi dengan satu unit Helikopter AS-565 MBA Panther

Untuk diketahui, Kapal Perang KRI SMI-367 tercatat sudah tiga kali dilibatkan dalam mendukung operasi perdamaian dunia yang dijalankan oleh Satgas MTF Konga UNIFIL.

Para prajurit TNI itu akan menjalankan misinya di perairan Lebanon selama satu tahun kedepan. KRI SMI-367 berangkat dari Dermaga Koarmada II Surabaya dilepas secara langsung oleh Pangkoarmada II Laksda TNI ING.S.Hartawan pada hari Sabtu, 27 Februari 2021 lalu.

Kapal Perang KRI SMI-367 itu saat ini tengah bersandar di Dermaga Batu Ampar Batam. Kapal Perang TNI Angkatan Laut yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Abdul Haris itu rencananya akan diberangkatkan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto pada hari ini, Jum'at, 5 Maret 2021.

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono pada hari Kamis, 4 Maret 2021 sudah berada di Batam. Orang nomor satu di Korps TNI Angkatan Laut itu menyempatkan diri untuk mengecek kesiapan serta persenjataan para prajurit TNI yang akan berangkat menjalankan tugas misi perdamaian PBB menjaga perairan Lebanon selam satu tahun kedepan.

Dalam kesempatan ini KSAL mengingatkan kepada seluruh prajurit Satgas TNI MTF Konga XXVIII-M/UNIFIL yang menjalankan misi perdamaian dunia di perairan Lebanon dapat menjaga diri serta menjaga nama baik negara Republik Indonesia.

Tidak hanya itu, KSAL juga berpesan kepada seluruh prajurit TNI agar tetap menjaga kesehatan selama menjalankan tugas. Terlebih lagi di tengah masa pandemi COVID-19 saat ini.

Untuk diketahui, diantara 119 prajurit TNI tersebut, terdapat sejumlah prajurit Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) yang ikut serta menjalankan tugas ke Lebanon selama satu tahun kedepan. KSAL pun berpesan kepada para prajurit wanita TNI Angkatan Laut agar bisa menjaga kehormatan diri sebagai Wan TNI Angkatan Laut selama menjalankan tugas negara tersebut.

“Tetap berdoa dan tunjukkan jiwa tangguh, semangat,dan profesional dalam bertugas karena ini adalah pertama kalinya Satgas MTF mengikutsertakan Wan TNI," kata KSAL Laksamana TNI Yudo Margono.