Tujuan Akuntansi Lengkap Beserta Definisi dan Fungsinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Akuntansi merupakan sebuah proses mencatat, meringkas, mengklasifikasikan, mengolah, hingga menyajikan data transaksi. Adanya akuntansi tersebut tentu memiliki manfaat yang mana salah satunya yaitu memudahkan seseorang dalam pengambilan keputusan atau hal penting lainnya.

Bicara soal akuntansi tentu saja tidak jauh-jauh dengan yang namanya angka dan perhitungan rumit. Biasanya akuntansi seringkali digunakan dalam aktivitas bisnis perusahaan. Hal ini berguna untuk memberikan informasi kondisi keuangan, gambaran tingkat laba perusahaan, penentuan pajak dan peraturan perusahaan, dan lain-lain.

Agar Anda dapat lebih memahami dengan rinci, berikut ini telah dirangkum mengenai tujuan akuntansi lengkap dengan definisi dan fungsinya dari berbagai sumber, Senin (12/4/2021).

Definisi Akuntansi

Ilustrasi Ekonomi Credit: pexels.com/Lukas
Ilustrasi Ekonomi Credit: pexels.com/Lukas

Akuntansi merupakan suatu proses atau sebuah kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dari kegiatan manusia sehari-harinya, khususnya dalam dunia bisnis. Kata akuntansi diadaptasi dari bahasa Inggris, yaitu accounting, yang artinya menghitung. Sedangkan orang yang melakukan kegiatan akuntansi disebut dengan akuntan.

Menurut American Accounting Association (AAA), pengertian dari akuntansi adalah proses pengidentifikasian, pengukuran, dan pelaporan informasi ekonomi untuk memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas bagi pihak yang menggunakan informasi tersebut.

Selain itu, menurut American Institue of Certified Public Accountants (AICPA), akuntansi adalah sebuah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan yang tepat dan dinyatakan dalam satuan mata uang, transaksi-transaksi dan kejadian yang setidaknya bersifat finansial dan penafsiran hasil-hasilnya.

Secara harfiah Akuntansi merupakan suatu sistem informasi yang bisa dipertanggungjawabkan dengan memberi laporan yang berhubungan oleh keuangan terhadap pihak yang membutuhkan serta dapat memberikan suatu informasi tentang suatu kondisi perusahaaan secara ekonomi yang terperinci.

Tujuan Akuntansi

Ilustrasi akuntansi. Foto ilustrasi : pexels.com/@n-voitkevich
Ilustrasi akuntansi. Foto ilustrasi : pexels.com/@n-voitkevich

Setelah membahas tentang definisi akuntansi menurut beberapa ahli, maka selanjutnya kita akan membahas tentang tujuan akuntansi itu sendiri. Tujuan akuntansi pada dasarnya adalah untuk melakukan pencatatan, mengumpulkan, dan melaporkan informasi terkait keuangan, kinerja, posisi keuangan, dan arus kas dalam sebuah bisnis. Informasi yang didapatkan nantinya akan digunakan sebagai dasar atau landasan dalam membuat sebuah keputusan. Apabila diperjelas, ada beberapa tujuan akuntansi dalam sistem bisnis :

1. Tujuan akuntansi secara umum

  1. Memberikan informasi mengenai keuangan, baik itu aktiva maupun passiva perusahaan.

  2. Menyediakan informasi mengenai perubahan pada berbagai sumber ekonomi (netto) perusahaan.

  3. Memberikan informasi keuangan perusahaan yang dapat membantu dalam pembuatan estimasi potensi keuntungan perusahaan.

  4. Memberikan informasi mengenai perubahan pada berbagai sumber ekonomi perusahaan, baik itu aset, hutang, serta modal.

  5. Menyediakan informasi lainnya terkait laporan keuangan untuk membantu pengguna laporan tersebut.

2. Tujuan akuntansi secara khusus

Secara khusus, tujuan akuntansi adalah untuk menyediakan informasi dalam bentuk laporan yang memuat posisi keuangan, hasil usaha, dan perubahan posisi keuangan lainnya secara wajar sesuai Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU) atau Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).

3. Tujuan akuntansis secara kualitatif

Tujuan akuntansi secara kualitatif meliputi beberapa hal berikut ini:

  1. Memberikan informasi yang relevan.

  2. Menyampaikan informasi yang telah teruji kebenaran dan validitasnya.

  3. Informasi yang disampaikan dapat dimengerti oleh pihak-pihak yang berkepentingan.

  4. Menyampaikan laporan keuangan untuk kepentingan semua pihak yang terkait dengan aktivitas perusahaan.

  5. Memberikan informasi transaksi yang real time, atau sesegera mungkin..

  6. Informasi yang disampaikan sesuai dengan Prinsip Akuntansi Berterima Umum (PABU) dan dapat diperbandingkan.

Penyampaian laporan keuangan harus lengkap dan memenuhi standar pengungkapan laporan keuangan.

Manfaat Akuntansi

Ilustrasi Ekonomi Credit: pexels.com/Iven
Ilustrasi Ekonomi Credit: pexels.com/Iven

Setelah kita mengetahui mengenai tujuan akuntansi, ada baiknya kita juga mengetahui apa saja manfaat akuntansi dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa manfaat yang diberikan dari adanya akuntansi adalah :

1. Sebagai sarana informasi keuangan

Sebuah proses akuntansi akan memberikan informasi keuangan bagi pihak-pihak yang memerlukannya, baik itu pihak internal maupun eksternal. Informasi keuangan tersebut dapat dijadikan dasar dalam mengambil keputusan managerial.

2. Sebagai bahan evaluasi keuangan

Dengan adanya informasi keuangan melalui akuntansi, maka seseorang atau perusahaan dapat mengetahui apa yang perlu dilakukan di masa mendatang. Misalnya, setelah melakukan pencatatan keuangan, seseorang mengetahui keuangannya mengalami masalah karena terlalu boros dalam membeli kuota internet.

3. Sebagai alat kontrol dan bukti keuangan

Pencatatan keuangan yang dilakukan dengan baik akan membantu kita dalam mempertanggungjawabkan keuangan tanpa menebak-nebak pengeluaran. Akuntansi juga bisa menjadi alat kontrol untuk mengendalikan keuangan. Dengan begitu, seseorang atau perusahaan memiliki dasar dalam mengalokasikan sumber daya yang dimiliki.

4. Sebagai alat untuk mengelola keuangan

Pencatatan keuangan akan sangat membantu setiap pihak dalam mengelola keuangannya. Dengan akuntansi maka kita dapat memperhitungkan berbagai keperluan sehari-hari sehingga pengeluaran tidak membengkak.

Fungsi Akuntansi

Ilustrasi Ekonomi Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Ekonomi Credit: pexels.com/pixabay

Setelah mempelajari mengenai definisi hingga tujuan akuntansi, Anda juga perlu untuk memahami fungsi dari akuntansi. Ada beberapa fungsi akuntansi sebagai berikut.

1. Merekam Catatan Transaksi

Merekam catatan transaksi (recording report) secara sistematis dan kronologis merupakan fungsi utama dari akuntansi. Rekam catatan transaksi ini kemudian dikirim ke Account Ledger sampai akhirnya menyiapkan akun akhir untuk mengetahui profit dan loss dari bisnis pada akhir periode akuntansi.

2. Bantu lindungi properti dan aset berharga

Fungsi akuntansi berikutnya adalah untuk menghitung jumlah Penyusutan Aset sebenarnya dengan menggunakan metode yang tepat dan berlaku untuk aset tertentu.

Semua disipasi tidak sah dari aset akan mengakibatkan sebuah bisnis mengalami kebangkrutan. Itulah sebabnya sistem akuntansi dirancang untuk melindungi properti dan aset bisnis dari pemakaian yang tak sah.

3. Mengomunikasikan hasil

Fungsi akuntansi selanjutnya adalah untuk mengomunikasikan hasil dan transaksi yang dicatat ke semua pihak yang tertarik pada bisnis tertentu. Misalnya investor, kreditor, karyawan, kantor pemerintahan, peneliti, dan instansi lainnya.