Tujuan AMDAL pada Sektor Lingkungan Hidup, Ketahui Jenis-jenis dan Fungsinya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Tujuan AMDAL secara umum adalah untuk membantu masyarakat mendapatkan ilmu dan informasi terkait rencana usaha atau kegiatan yang akan dilaksanakan di lingkungan mereka. AMDAL atau analisis dampak lingkungan merupakan salah satu instrumen pengelolaan lingkungan hidup.

Secara umum, pengertian AMDAL adalah kajian mengenai dampak dari pengambilan keputusan suatu usaha, atau kegiatan yang direncanakan di lingkungan hidup tentang penyelenggaraan usaha atau kegiatan. AMDAL memiliki peranan dan fungsi yang strategis dalam upaya pencegahan dan pengendalian kerusakan lingkungan.

Adapun hal yang dikaji dalam proses AMDAL meliputi aspek sosial, ekonomi, ekologi, fisik, kimia, biologi, sosial dan budaya, serta kesehatan masyarakat sebagai pelengkap studi kelayakan rencana usaha atau kegiatan. Alasan diperlukannya AMDAL untuk studi kelayakan yang tercantum dalam undang-undang dan peraturan pemerintah adalah untuk menjaga lingkungan dari operasi proyek kegiatan industri atau kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan.

Untuk lebih detailnya, berikut penjelasan mengenai tujuan AMDAL, fungsi hingga jenis-jenisnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (26/5/2021).

Tujuan AMDAL

Ilustrasi Hutan Credit: pexels.com/Jeswin
Ilustrasi Hutan Credit: pexels.com/Jeswin

Tujuan AMDAL yang utama adalah menjaga kemungkinan terjadinya dampak dari suatu rencana usaha atau juga kegiatan. Adanya AMDAL mencegah terjadinya dampak buruk terhadap lingkungan sekitar dari berbagai bentuk-bentuk badan usaha atau kegiatan industri. Berikut ini adalah beberapa tujuan AMDAL, diantaranya yaitu :

1. Digunakan sebagai bahan perencanaan pembangunan suatu wilayah.

2. Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha atau kegiatan yang dibuat.

3. Memberi masukan untuk penyusunan desain rinci teknis dari rencana usaha atau kegiatan.

4. Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup dari rencana usaha atau kegiatan.

5. Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan.

Fungsi AMDAL

Ilustrasi Sawah
Ilustrasi Sawah

Selain mengetahui tentang tujuan AMDAL, Anda harus tau fungsi AMDAL yaitu sebagai berikut :

1. Menjadi bahan evaluasi untuk perencanaan pembangunan suatu kawasan.

2. Untuk menopang dalam proses pengambilan keputusan atas kepantasan sebuah lingkungan hidup dari rencana usaha ataupun aktivitas tertentu.

3. Menopang memberikan masukan dalam bentuk menyusun sebuah rancangan yang detail dari suatu rencana usaha atau aktivitas.

4. Menopang memberikan masukan dalam suatu proses penyusunan rencana pengaturan dan peninjauan lingkungan hidup.

5. Menopang memberikan informasi terhadap masyarakat mengenai dampak-dampak yang mungkin diakibatkan dari suatu rencana usaha atau aktivitas.

6. Menjadi referensi utama untuk sebuah izin usaha.

7. Menjadi dokumen ilmiah dan dokumen hukum.

8. Izin Kelayakan Lingkungan.

Jenis-Jenis Amdal

Ilustrasi persawahan. (dok. Quangpraha/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)
Ilustrasi persawahan. (dok. Quangpraha/Pixabay/Tri Ayu Lutfiani)

Setelah mengetahui tujuan AMDAL, berikut ini penjelasan mengenai jenis-jenis AMDAL diantaranya yaitu :

1. AMDAL Tunggal

Pengertian AMDAL tunggal merupakan satu jenis usaha atau kegiatan yang kewenangan dan pembinaannya hanya di bawah satu instansi yang membidangi usaha tersebut.

2. AMDAL Terpadu

AMDAL terpadu disebut juga sebagai AMDAL multisektoral yakni hasil kajian mengenai dampak besar dan penting dari suatu usaha, atau kegiatan terpadu yang direncanakan terhadap LH dan melibatkan lebih dari 1 instansi yang membidangi usaha tersebut.

Adapun yang termasuk kegiatan terpadu meliputi berbagai usaha atau kegiatan yang memiliki keterkaitan dalam perencanaan dan proses produksinya. Bisa dikatakan jika usaha dan kegiatan tersebut berada dalam satu kesatuan hamparan ekosistem.

Manfaat AMDAL

Ilustrasi Persawahan (Sumber Foto: Pexels)
Ilustrasi Persawahan (Sumber Foto: Pexels)

Tujuan AMDAL adalah untuk penjagaan dalam rencana usaha atau kegiatan agar tidak memberikan dampak buruk bagi lingkungan, untuk itu juga penting mengetahui manfaat AMDAL. Manfaat AMDAL sebagai menjamin suatu usaha atau kegiatan agar layak dari berbagai aspek terutama lingkungan. Dengan AMDAL, suatu rencana usaha dan atau kegiatan pembangunan diharapkan dapat meminimalkan kemungkinan dampak negatif terhadap lingkungan hidup, dan mengembangkan dampak positif, sehingga sumber daya alam dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Ada beberapa manfaat AMDAL yang dikerucutkan sesuai dengan tujuannya, adalah sebagai berikut :

1. Manfaat AMDAL untuk Pemerintah

a. Mencegah pencemaran dan kerusakan lingkungan.

b. Menghindari adanya konflik di masyarakat.

c. Perwujudan mengenai tanggung jawab pemerintah di dalam pengelolaan lingkungan hidup.

d. Menjaga agar pembangunan tersebut sesuai terhadap suatu prinsip pembangunan yang berkelanjutan.

2. Manfaat AMDAL untuk Masyarakat

a. Mengetahui sejak dari awal dampak terjadinya dari suatu kegiatan.

b. Terlibat pada suatu proses pengambilan keputusan.

c. Dapat mengetahui rencana pembangunan di daerahnya.

d. Mengetahui hak dan kewajiban di dalam hubungan dengan proyek.

3. Manfaat AMDAL bagi Pemilik Proyek

a. Sebagai sumber informasi lingkungan di sekitar lokasi proyek.

b. Menghindari konflik dengan masyarakat sekitar.

c. Untuk melindungi proyek dari tuduhan pelanggaran.Untuk melihat dan memecahkan masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi di masa akan datang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel