Tujuan Indische Partij, Tokoh, dan Sejarahnya dalam Pergerakan Nasional

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Tujuan Indische Partij sebagai salah satu pergerakan nasional di Indonesia cukup penting dalam membangun semangat patriotisme terhadap tanah air. Indische Partij yang biasa disingkat jadi IP ini merupakan organisasi politik pertama yang memiliki tujuan untuk kemerdekaan Indoesia.

Indische Partij memiliki pengaruh yang cukup besar untuk pergerakan nasional Indonesia. Walaupun tidak bertahan lama, Indische Partij memberikan dampak yang cukup signifikan bagi pergerakan di Indonesia. Partai ini dibentuk oleh 3 orang cendekiawan Hindia Belanda yang dikenal sebagai tiga serangkai.

Tujuan Indische Partij adalah untuk membangun rasa patriotisme terhadap tanah air. Anggotanya terdiri dari orang Indo dan Eropa yang ada di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kedudukan dalam organisasi agar semakin kuat.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (9/4/2021) tentang tujuan Indische Partij.

Indische Partij

Ilustrasi sejarah (stock photo / Unsplash)
Ilustrasi sejarah (stock photo / Unsplash)

Sebelum mengenali tujuan Indische Partij, kamu tentu perlu mengenali apa itu Indishe Partij terlebih dahulu. Indische Partij merupakan salah satu organisasi nasional yang memiliki pengaruh terhadap pergerakan nasional.

Indische Partij yang dalam Bahasa Indonesia berarti Partai Hindia didirikan pada tanggal 25 Desember 1912 oleh 3 serangkai yang terdiri dari para cendekiawan Hindia Belanda. Ketiga cendekiawan ini yaitu E.F.E Douwes Dekker, Dr. Cipto Mangunkusumo, dan Raden Mas Suwardi Suryaningrat alias Ki Hajar Dewantara.

Organisasi ini berdiri pada tanggal 25 Desember 1912, namun hanya bertahan selama satu tahun. Pada 4 Maret 1913, partai ini dibubarkan pemerintah karena berhaluan politik menentang Belanda. Keanggotaannya mencapai 7.000 orang hanya dalam waktu satu tahun.

Organisasi ini mendapat penolakan dari wakil pemerintahan belanda di negara jajahan, dengan alasan organisasi ini dianggap oleh kolonial saat itu dapat membangkitkan rasa nasionalisme rakyat dan bergerak dalam sebuah kesatuan untuk menentang pemerintahan kolonial Belanda. Apalagi, mengingat tujuan dari organisasi ini benar-benar revolusioner ntuk mendobrak kenyataan politik rasial yang dilakukan pemerintah kolonial.

Namun, banyak tantangan yang ternyata harus dijalani oleh Indische Partij yang bergerak di bidang politik ini. Salah satunya, karena kiriman surat dari media, salah satu anggota tiga serangkai, R.M. Suwardi Suryaningrat ditangkap. Disusul oleh rekan lainnya dari tiga serangkai, yang akhirnya juga ditangkap. Bahkan pada tahun 1913 mereka diasingkan ke Belanda.

Tujuan Indische Partij

Indische Partij awalnya didirikan karena adanya diskriminasi dan rasisme antara keturunan Belanda asli dengan orang Eropa campuran yang berasal dari hasil perkawinan antara orang Belanda dengan orang Indonesia.

Tujuan Indische Partij yang paling utama adalah untuk membangun rasa patriotisme terhadap tanah air. Organisasi ini menggunakan media majalah dan surat kabar sebagai sarana untuk mewujudkan tujuan Indische Partij tersebut.

Tujuan Indische Partij adalah untuk memperbaiki keadaan kaum indo. Itu sebabnya pendiri IP berupaya mencari dukungan dari organisasi lain yang juga bisa dijadikan pendukung, agar dapat memengaruhi pendiri dari Indische Bond.

Berikut beberapa tujuan Indische Partij didirikan:

1. Membangun rasa patriotisme seluruh rakyat Indonesia terhadap Indonesia yang merupakan tanah airnya.

2. Menerapkan kerjasama yang didasarkan pada persamaan ketatanegaraan.

3. Memajukan tanah air Indonesia.

4. Mempersiapkan kehidupan rakyat Indonesia sebagai rakyat yang merdeka.

Tujuan Indische Partij adalah untuk kemerdekaan Indonesia. Indische Partij merupakan salah satu organisasi politik pertama yang memiliki tujuan untuk kemerdekaan Indoesia.

Usaha Mencapai Tujuan Indische Partij

Buku Sejarah  Credit: pexels.com/Namera
Buku Sejarah Credit: pexels.com/Namera

Indische Partij sebagai organisasi campuran menginginkan adanya kerja sama orang Indonesia dan bumi putera. Hal ini terjadi, karena jumlah orang Indonesia sangat sedikit untuk itu di butuhkan kerja sama dengan orang bumi putera, agar kedudukan organisasinya akan semakin kuat.

Tujuan Indische Partij ini dilakukan dengan berbagai usaha. Salah satu usaha yang dilakukan Indische Partij dalam mencapai tujuannya adalah menjalin kerja sama antara antara orang Indo (keturunan Belanda) dan Bumiputera (orang pribumi/Indonesia).

Usaha-usaha tersebut antara lain:

1. Menyerap cita-cita nasional Hindia (Indonesia) .

2. Memberantas kesombongan sosial baik dalam bidang pemerintahan maupun kemasyarakatan sehingga semua orang memiliki kedudukan yang sama.

3. Memberantas usaha-usaha yang dapat menimbulkan kebencian antar agama .

4. Memperbesar pengaruh pro-Hindia dalam pemerintahan .

5. Berusaha mendapatkan hak bagi semua orang Hindia .

6. Bidang edukasi ditujukan untuk memperkuat kondisi perekonomian terutama bagi masyarakat yang berada dalam perekonomian yang lemah.

Pendiri Indische Partij

E.F.E. Douwes Dekker. Ernest Francois Eugene Douwes Dekker, atau juga dikenal dengan nama Danudirja Setiabudi adalah seorang keturunan Belanda yang lahir di Pasuruan, Jawa Timur. Ia adalah wartawan, penulis, sekaligus aktivis politik yang hidup di antara dua identitas.

Tjipto Mangoenkoesoemo. Tjipto adalah putra seorang priyayi rendah di Ambarawa, Jawa Tengah, yang berhasil sekolah di STOVIA. Tjipto berkontribusi dalam berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908. Kemudian membangun organisasi yang lebih inklusif yaitu Indische Partij.

Suwardi Suryaningrat. Suwardi Suryaningrat atau Ki Hadjar Dewantara adalah aktivis politik, penulis, dan guru yang berasal dari Pakualaman. Ia menyoroti diskriminasi yang tumbuh terhadap kalangan pribumi, terutama dalam bidang pendidikan.