Tujuan Negosiasi Beserta Tahapan dan Pengertiannya Menurut Ahli

·Bacaan 4 menit

Fimela.com, Jakarta Negosiasi tidak hanya digunakan pada sesuatu yang bersifat formal, tetapi juga sering dipakai sebagai sebuah strategi kompromi dalam kehidupan sehari-hari. Secara umum, negosiasi adalah proses perundingan, pembicaraan, dan penawaran. Untuk tujuan negosiasi sendiri ada tiga. Negosiasi harus bisa mencapai kesepakatan bersama, menyelesaikan konflik, dan mampu saling menguntungkan.

Banyak ahli yang menuturkan bahwa negosiasi adalah bentuk perjanjian. Perjanjian ini bisa dilakukan secara kompetitif maupun kooperatif. Bagaimanapun cara mencapainya, tujuan negosiasi tetap berdasar pada kepercayaan yang dibangun selama proses negosiasi berlangsung.

Kepercayaan inilah yang sebenarnya menjadi kunci para negosiator bisa mencapai tujuan negosiasi. Puncaknya adalah saat semua pihak negosiasi bisa saling mendapat keuntungan. Untuk bisa mencapainya, kepercayaan berupa kerja sama harus dilakoni dengan senang hati.

Untuk kamu yang ingin tahu lebih banyak mengenai negosiasi, berikut Fimela.com akan mengulasnya, lengkap beserta pengertian, tahapan, dan tujuannya. Dilansir dari Liputan6.com, simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Pengertian Negosiasi Menurut Para Ahli

Ilustrasi Proses Negosiasi Credit: pexels.com/Nouvi
Ilustrasi Proses Negosiasi Credit: pexels.com/Nouvi

Heinritz dan Farrekk

Negosiasi merupakan penyusunan program bersama pengadaan dan penjualan untuk tujuan mencapai perjanjian yang saling memberi keuntungan.

Suyud Margono

Berpendapat bahwa negosiasi merupakan proses konsensus yang digunakan oleh suatu pihak guna memperoleh kesepakatan bersama.

Tim Hindle

Negosiasi merupakan kemampuan atau keterampilan merekonsiliasi hasil yang baik untuk semua pihak.

Casse

Menyatakan bahwa negosiasi adalah suatu proses yang dilakukan minimal dua pihak dengan persepsi, motivasi dan kebutuhan yang berbeda dan mencoba untuk menyepakati tentang suatu hal demi kepentingan bersama.

Henry Kissinger

Mengartikan negosiasi sebagai proses mengkombinasikan konflik ke posisi yang umum, dibawah keputusan aturan yang bulat.

Alan N Schoommaker

Definisi negosiasi adalah cara untuk mencapai perjanjian dengan unsur koperatif maupun kompetitif.

Robbins

Negosiasi diartikan sebagai proses yang melibatkan dua orang atau lebih dalam pertukaran barang atau jasa dan berupaya membuat kesepatakan kerjasama.

Runtung Sitepu

Mendefinisikan negosiasi sebagai upaya dalam penyelesaian sengketa alternatif dimana pihak yang bersengketa melakukan perundingan secara langsung guna mencari jalan penyelesaian sengketa yang sedang dihadapi menuju arah kesepakatan yang win-win solution.

Tujuan Negosiasi

Ilustrasi Proses Negosiasi Credit: pexels.com/Nouvi
Ilustrasi Proses Negosiasi Credit: pexels.com/Nouvi

Mencapai Kesepakatan Bersama

Untuk bisa mencapai kesepakatan bersama, pihak yang melakukan negosiasi harus saling mengutarakan pendapatnya. Kesepatakan bersama ini akan tercapai dengan maksimal jika pihak yang bernegosiasi saling terbuka dan merasa saling membutuhkan.

Meskipun pada akhirnya proses untuk mencapai tujuan negosiasi ini memunculkan konflik, lanjutkan saja. Konflik termasuk bagian dari upaya penyelesaian sengketa untuk bisa mencapai kesepakatan bersama. Di sini pihak yang melakukan negosiasi harus saling memiliki kesadaran menyelesaikan.

Ada baiknya untuk mencapai tujuan negosiasi ini, semua pihak ikut mempelajari segala kemungkinan persengketaan. Mempelajari keinginan pihak lawan yang ingin mencapai kesepakatan yang diinginkannya. Jika kondisi seperti ini bisa terkontrol dengan baik, maka kesepatakan bersama akan tercapai dengan mudah.

Jika dirasa sudah mencapai kesepatakan bersama, pastikan tetap bisa saling menjaga kepercayaan. Kepercayaan akan menjadikan kesepakatan bersama ini berjalan lancar setelah negosiasi selesai dilangsungkan.

Mengurangi Perbedaan dan Konflik

Dalam proses negosiasi, perbedaan dan konflik sudah pasti ada. Justru penyelesaian perbedaan dan konflik inilah yang menjadi tujuan negosiasi. Sebelum melakukan negosiasi, cobalah untuk saling memahami posisi pihak lain yang akan diajak bernegosiasi.

Pahami permasalahan dan keinginan yang ingin dicapai oleh pihak lain. Berikan pula kepercayaan pada pihak yang diajak negosiasi agar perbedaan dan konflik dalam tujuan negosiasi ini bisa diredam.

Jangan biasakan basa-basi saja, tetapi langsung katakan keinginan. Basa-basi justru hanya akan menghalangi tercapainya kesepakatan dan memperbesar terjadinya miskomunikasi bahkan konflik.

Pastikan bahwa negosiasi yang sedang dijalani dengan perbedaan dan konflik dilakukan dengan sehat. Tetap saling menjaga norma kesopanan, tidak berat sebelah, saling kritik, dan saling memberikan solusi satu dengan yang lainnya.

Menguntungkan Semua Pihak

Bernegosiasi tak hanya mampu mencapai kesepakatan bersama, mengurangi perbedaan, dan konflik. Tujuan negosiasi yang paling penting adalah pihak yang bernegosiasi bisa saling mendapat keuntungan.

Saling menguntungkan hanya bisa dicapai ketika negosiasi sampai pada titik menemukan win-win solution. Untuk bisa mencapainya, kesepakatan bersama dan segala perbedaan pihak harus berada digenggaman.

Ujungnya, kepercayaan akan saling terbangun dan kerja sama mulai dijalankan. Negosiasi pada hakikatnya tak hanya mencapai sebuah kesepakatan, melainkan melakukan kerja sama yang bisa saling menguntungkan.

Meski begitu, tetap waspadai segala kecurangan yang mungkin terjadi. Bukan berarti berprasangka buruk, tetapi tetaplah bernegosiasi dengan akal, hati, dan simpati. Jangan pula berlarut-larut karena negosiasi yang menyita banyak waktu, tenaga, dan pikiran juga tak baik.

Tahapan Negosiasi

Ilustrasi Proses Negosiasi Credit: pexels.com/fauxels
Ilustrasi Proses Negosiasi Credit: pexels.com/fauxels

Persiapan dan Perencanaan

Tahapan pertama dalam negosiasi adalah persiapan dan perencanaan. Proses mengumpulkan data sangat diperlukan agar dapat mendukung posisi kita. Menyampaikan argumen dalam proses mendukung posisi kita harus dengan bijaksana.

Menentukan Aturan

Pada proses ini yakni harus menentukan garis besar dan aturan-aturan untuk melakukan proses negosiasi, siapa yang akan menjadi bagian dari negosiasi dan masalah apa yang akan kita negosiasikan.

Penjelasan

Pada tahap ini, masing-masing pihak harus untuk mengutarakan apa yang diinginkan. Masing-masing pihak bisa memberikan dokumentasi atau pemaparan yang jelas dan diperlukan untuk mendukung posisi masing-masing pihak.

Tawar-menawar dan Penyelesaian Masalah

Selanjutnya ini yakni tahap tawar-menawar dan penyelesaian masalah. Pada proses ini melakukan pencarian solusi. Kedua belah pihak diharapkan saling fokus pada masalah dan kepentingan bukan pada orang atau posisi utnuk mendapatkan titik temu.

Penutupan dan Implementasi

Pada tahap yang ini atau tahap terakhir dari proses negosiasi. Segala sesuatu yang diputuskan bersama. Hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Dokumen yang sudah disepakati

  • Meneliti kembali pon-poin utama untuk menghindari salah pengertian

  • Uraikan dengan jelas semua ketetapan dari persetujuan

  • Buatlah secara tertulis Kedua pihak harus membaca dan menandatangani untuk memperoleh kesepakatan atas apa yang dirundingkan.