Tujuan Pemasaran, Fungsi, Konsep, dan Strategi yang Wajib Diketahui dalam Memulai Bisnis

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Bagi para pebisnis, memilih jalur pemasaran yang sesuai bukanlah suatu hal yang mudah. Ini karena pemasaran akan berpengaruh besar terhadap perkembangan bisnis. Di era digital sekarang, tujuan pemasaran beralih ke media online, dimana internet menjadi pusat kegiatan banyak orang saat ini.

Menurut Kotler and Amstrong, pemasaran merupakan proses manajerial orang dalam mendapatkan apa yang mereka inginkan dan butuhkan melalui penciptaan dan pertukaran produk yang ditawarkan dan nilai produk mereka kepada orang lain.

Tujuan pemasaran tentunya dilakukan agar dapat mengenal dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk yang di jual akan cocok sesuai dengan keinginan pelanggan, sehingga produk tersebut dapat terjual dengan sendirinya.

Namun sebelum mulai membuka bisnis, adakalanya mengetahui terlebih dahulu tujuan pemasaran dan segala aspeknya agar produk yang akan ditawarkan dapat dikenal dan terjual di pasaran. Berikut liputan6.com sudah merangkumnya dari berbagai sumber, Senin (22/3/2021).

Tujuan Pemasaran

Workspace One, Solusi Pebisnis yang ingin lebih mobile. (Sumber: Shuttershock)
Workspace One, Solusi Pebisnis yang ingin lebih mobile. (Sumber: Shuttershock)

Pemasaran yang merupakan proses mempersiapkan komunikasi terpadu yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang barang atau jasa dalam kaitannya dengan kebutuhan manusia memuaskan dan keinginan.

Umumnya tujuan pemasaran menyebabkan pelanggan siap membeli sehingga yang harus dipikirkan selanjutnya adalah bagaimana membuat produk tersebut tersedia.

Proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Yang akhirnya memiliki tujuan pemasaran, yaitu:

  1. Potensi konsumen untuk mengetahui secara detail produk yang kita hasilkan dan perusahaan dapat menyediakan semua permintaan mereka untuk produk kami.

  2. Perusahaan dapat menjelaskan secara detail semua kegiatan yang berhubungan dengan pemasaran. Kegiatan pemasaran ini meliputi berbagai kegiatan, mulai dari deskripsi produk, desain produk, promosi produk, iklan produk, komunikasi kepada konsumen, sampai pengiriman produk untuk mencapai tangan konsumen dengan cepat.

  3. Mengenal dan memahami pelanggan sehingga produk ini cocok dan dapat dijual dengan sendirinya.

  4. Untuk menarik perhatian dan membuat bunga (keuntungan).

  5. Untuk menciptakan citra merek, mengubah citra tersebut, dan membuat orang tertarik pada apa yang kamu jual.

Fungsi-Fungsi Pemasaran

Ilustrasi Seminar Bisnis Online Credit: pexels.com/Lukas
Ilustrasi Seminar Bisnis Online Credit: pexels.com/Lukas

Fungsi utama mengapa kegiatan pemasaran dilakukan adalah untuk memberikan informasi tentang produk yang dijual perusahaan, untuk mempengaruhi keputusan membeli konsumen, dan untuk menciptakan nilai ekonomis suatu barang.

Pemasaran dimulai dengan pemenuhan kebutuhan manusia yang kemudian tumbuh menjadi keinginan manusia. Fungsi pemasaran dibagi menjadi tiga, yaitu:

1. Fungsi Pertukaran

Dengan pemasaran pembeli dapat membeli produk dari produsen baik dengan menukar uang dengan produk maupun pertukaran produk dengan produk (barter) untuk dipakai sendiri atau untuk dijual kembali.

2. Fungsi Distribusi Fisik

Distribusi fisik suatu produk dilakukan dengan cara mengangkut serta menyimpan produk. Produk diangkut dari produsen mendekati kebutuhan konsumen dengan banyak cara baik melalui air, darat, udara, dsb. Penyimpanan produk mengedepankan menjaga pasokan produk agar tidak kekurangan saat dibutuhkan.

3. Fungsi Perantara

Untuk menyampaikan produk dari tangan produsen ke tangan konsumen dapat dilakukan melalui perantara pemasaran yang menghubungkan aktivitas pertukaran dengan distribusi fisik. Aktivitas fungsi perantara antara lain seperti pengurangan resiko, pembiayaan, pencarian informasi serta standarisasi/penggolongan produk.

Konsep Pemasaran

Ilustrasi Bisnis (Image by Free-Photos from Pixabay)
Ilustrasi Bisnis (Image by Free-Photos from Pixabay)

Selain tujuan pemasaran, pemasar juga harus memiliki pengetahuan dalam konsep dan prinsip pemasaran agar kegiatan pemasaran dapat tercapai sesuai dengan kebutuhan dan keinginan manusia, terutama konsumen. Mulai dari pemenuhan produk (product), harga (price), pengiriman barang (place), dan mempromosikan barang (promotion).

Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan pemasaran terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasaan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

Dalam pemasaran terdapat enam konsep yang merupakan dasar pelaksanaan kegiatan pemasaran suatu organisasi yaitu:

1. Konsep Produksi

Konsep produksi berpendapat bahwa konsumen akan menyukai produk yang tersedia dimana-mana dan harganya murah. Konsep ini berorientasi pada produksi dengan mengerahkan segenap upaya untuk mencapai efisiensi produk tinggi dan distribusi yang luas.

2. Konsep Produk

Konsep produk mengatakan bahwa konsumen akan menyukai produk yang menawarkan mutu, performansi dan ciri-ciri yang terbaik. Tugas manajemen disini adalah membuat produk berkualitas.

3. Konsep Penjualan

Konsep penjualan berpendapat bahwa konsumen, dengan dibiarkan begitu saja, organisasi harus melaksanakan upaya penjualan dan promosi yang agresif.

4. Konsep Pemasaran

Konsep pemasaran mengatakan bahwa kunci untuk mencapai tujuan organisasi terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan secara lebih efektif dan efisien dibandingkan para pesaing.

5. Konsep Pemasaran Sosial

Konsep pemasaran sosial berpendapat bahwa tugas organisasi adalah menentukan kebutuhan, keinginan dan kepentingan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan dengan cara yang lebih efektif dan efisien daripada para pesaing.

6. Konsep Pemasaran Global

Pada konsep pemasaran global ini, manajer eksekutif berupaya memahami semua faktor- faktor lingkungan yang mempengaruhi pemasaran melalui manajemen strategis yang mantap. tujuan akhirnya adalah berupaya untuk memenuhi keinginan semua pihak yang terlibat dalam perusahaan.

Strategi Pemasaran

Ketika banyak pihak mengatakan 2016 kondisi bisnis properti masih belum pulih, nyatanya manajemen PT. Intiland Development, Tbk mampu mencatatkan peningkatan dari sisi pendapatan usaha.
Ketika banyak pihak mengatakan 2016 kondisi bisnis properti masih belum pulih, nyatanya manajemen PT. Intiland Development, Tbk mampu mencatatkan peningkatan dari sisi pendapatan usaha.

Strategi pemasaran adalah pengambilan keputusan-keputusan tentang biaya pemasaran, bauran pemasaran, alokasi pemasaran dalam hubungan dengan keadaan lingkungan yang diharapkan dan kondisi persaingan.

Secara umum, kegiatan pemasaran berkaitan dengan koordinasi beberapa kegiatan bisnis. Strategi pemasaran ini dipengaruhi oleh faktor mikro dan makro. Faktor mikro, yaitu pemasaran perantara, pemasok, pesaing dan masyarakat. Sedangkan faktor makro, yaitu demografi/ekonomi, politik/hukum, teknologi/fisik dan sosial/budaya.

Dalam strategi pemasaran, ada tiga faktor utama yang menyebabkan terjadinya perubahan strategi dalam pemasaran yaitu:

1. Daur hidup produk

Strategi harus disesuaikan dengan tahap-tahap daur hidup, yaitu tahap perkenalan, tahap pertumbuhan, tahap kedewasaan dan tahap kemunduran.

2. Posisi persaingan perusahaan di pasar

Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan posisi perusahaan dalam persaingan, apakah memimpin, menantang, mengikuti atau hanya mengambil sebagian kecil dari pasar.

3. Situasi ekonomi

Strategi pemasaran harus disesuaikan dengan situasi ekonomi dan pandangan ke depan, apakah ekonomi berada dalam situasi makmur atau inflasi tinggi.

Hal-hal yang Harus Dipertimbangkan dalam Pemasaran

CNI meluncurkan rancangan bisnis terbaru, RBC, yang memiliki 4 keuntungan berikut ini.  | pexels.com/@fauxels
CNI meluncurkan rancangan bisnis terbaru, RBC, yang memiliki 4 keuntungan berikut ini. | pexels.com/@fauxels

Pembuatan produk atau jasa yang diinginkan oleh konsumen harus menjadi fokus operasi dan perencanaan perusahaan. Pemasaran yang berkelanjutan harus koordinasi yang baik dengan berbagai departemen (tidak hanya di bagian pemasaran saja), sehingga dapat menciptakan sinergi dalam upaya untuk melaksanakan kegiatan pemasaran.

Berikut adalah hal yang perlu dipertimbangkan untuk pemasaran dari perspektif penjual:

  1. Sebuah tempat yang strategis.

  2. Kualitas produk.

  3. Harga yang kompetitif.

  4. Sebuah promosi yang gencar.

Sedangkan dari sudut pandang konsumen hal-hal yang perlu dipertimbangkan adalah:

  1. Kebutuhan konsumen dan keinginan.

  2. Biaya konsumen.

  3. Kenyamanan.

  4. Komunikasi.