Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan, Simak Sejarahnya

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Pendidikan Kewarganegaraan merupakan pengetahuan wajib dalam dunia pendidikan, dari jenjang sekolah sampai perguruan tinggi. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan yang paling utama adalah menciptakan civics inteliegence.

Bukan hanya menguatkan moral untuk berbangsa dan bernegara. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah mampu meningkatkan kecerdasan dalam kewarganegaraan secara intelektual, sosial, dan emosional serta kecerdasan kewargaan secara spiritual.

Di Indonesia, istilah Pendidikan Kewarganegaraan diresmikan pada tahun 1968. Asal mula istilahnya berasal dari bahasa Inggris, Civic Education. Awal ditemukan di Amerika Serikat tahun 1970, tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk lebih mengenal bangsa sendiri.

Berikut Liputan6.com ulas tujuan Pendidikan Kewarganegaraan dari berbagai sumber, Kamis (8/4/2021).

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan

Ilustrasi Anak Belajar. Credit: pexels.com/Julia
Ilustrasi Anak Belajar. Credit: pexels.com/Julia

1. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan.

2. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti korupsi.

3. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya.

4. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (Permendiknas No. 22 Tahun 2006).

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli

Ilustrasi Belajar. (Photo by Annie Spratt on Unsplash)
Ilustrasi Belajar. (Photo by Annie Spratt on Unsplash)

Menurut Branson

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah untuk partisipasi yang bermutu serta bertanggung jawab di dalam kehidupan berpolitik dan bermasyarakat baik di tingkat lokal, negara bagian, maupun nasional.

Menurut Djahiri

1. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah membina moral yang diharapkan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari yaitu perilaku yang memancarkan iman dan takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam masyarakat yang terdiri dari berbagai golongan agama,

2. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berperilaku yang memiliki sifat kemanusiaan yang adil dan beradab,

3. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berperilaku yang mendukung kerakyatan yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan perseorangan dan golongan sehingga perbedaan pemikiran pendapat ataupun kepentingan diatasi melalui musyawarah mufakat, serta

4. Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah berperilaku yang mendukung upaya untuk mewujudkan keadilan sosial seluruh rakyat Indonesia.

Menurut Maftuh dan Sapriya

Maftuh dan Sapriya (2005:30) berpendapat bahwa, tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah supaya setiap warga negara menjadi seorang warga negara yang baik (to be good citizens).

Dapat diartikan sebagai seorang warga negara yang mempunyai civics inteliegence yakni kecerdasan dalam kewarganegaraan secara intelektual, sosial dan emosional serta kecerdasan kewargaan secara spiritual.

Tentunya mempunyai civics responsibility; yakni rasa bangga serta bertanggung jawab dalam bernegara serta mampu ikutserta di dalam kehidupan masyarakat.

Menurut Somantri

Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan adalah demi mendidik warga negara supaya menjadi seorang warga negara yang baik. Yang dapat Terlukis dengan “warga negara yang patriotik, toleran, setia terhadap bangsa dan negara, beragama, demokratis, dan Pancasila sejati.”

Sejarah Pendidikan Kewarganegaraan

Ilustrasi Membaca. Credit: pexels.com/Melanie
Ilustrasi Membaca. Credit: pexels.com/Melanie

Berkembangnya Pendidikan Kewarganegaraan pertama kali adalah di Amerika Serikat tahun 1790. Indonesia mengenal Pendidikan Kewarganegaraan tahun 1957.

Awal mulanya adalah civic education yang diterjemahkan menjadi kewarganegaraan tahun 1962. Resmi disebut sebagai Pendidikan Kewarganegaraan pada tahun 1968.

Menurut Azra dan Tim ICCE (Indonesian Center for Civic Education) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Pendidikan Kewarganegaraan adalah pengembang Civic Education pertama di tingkat perguruan tinggi.

Bila ditelaah secara harfiahnya, Pendidikan Kewarganegaraan berasal dari istilah berbahasa Inggris Civic Education. Artinya adalah Pendidikan Kewargaan dan Pendidikan Kewarganegaraan.

Pendidikan Kewarganegaraan Menurut Ahli

Ilustrasi Belajar. Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Belajar. Credit: pexels.com/pixabay

Merphin Panjaitan

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah pendidikan demokrasi, yang memiliki sebuah tujuan dalam mendidik generasi penerus supaya jadi warga negara yang memiliki jiwa yang demokratis serta partisipatif melalui pendidikan yang berbasis dialogial.

Azyumardi Azra

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah mempelajari dan juga mengkaji serta membahas segala sesuatu mengenai pemerintahan, lembaga-lembaga demokrasi, konstitusi, rule of law, hak dan kewajiban warga negara serta demokrasi. Secara substantif, pendidikan kewarganegaraan memiliki tujuan guna membangun karakter bangsa dalam perkembangan di era globalisasi.

Azis Wahab

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah sarana untuk meng-Indonesiakan para warga negara khususnya melalui siswa di sekolah dengan sadar, cerdas, serta penuh tanggung jawab.

Cholishin

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah program yang berisi beberapa konsep secara umum mengenai ketatanegaraan, politik serta hukum negara, maupun teori umum lainnya berkenaan dengan kewarganegaraan.

Soedijarto

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah pendidikan politik yang bertujuan demi membantu peserta didik agar mejadi seorang warga negara yang memiliki pengetahuan politik secara dewasa serta mampu berpartisipasi dalam membangun sistem politik yang demokratis.

Henry Rendall Waite

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah sebuah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan manusia di dalam berbagai perkumpulan yang terorganisasi baik dalam organisasi sosial, ekonomi, politik serta hubungan negara dengan warga negara.

Kerr

Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan adalah melingkupi tahapan penyiapan generasi penerus bangsa yang memiliki peran serta tanggung jawab sebagai seorang warga negara. Dalam arti khusus, pendidikan kewargganegaraan merupakan segala materi yang ada dalam persekolahan, pengajaran dan belajar, sebagai bagian dari proses mempersiapkan warga negara.