Tujuan Sistem Informasi Akuntansi, Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Tujuan sistem informasi akuntansi sangat dibutuhkan saat di era teknologi saat ini. Sistem informasi akuntansi adalah sistem yang dirancang untuk mengumpulkan dan menampilkan informasi akuntansi sehingga akuntan dan eksekutif perusahaan dapat membuat keputusan yang tepat.

Tujuan sistem informasi akuntansi dianggap sebagai komponen penting dari kantor keuangan di seluruh dunia. Sistem ini sebagian besar berbasis perangkat lunak dan dapat diterapkan sebagai bagian dari solusi teknologi informasi perusahaan.

Tujuan sistem informasi akuntansi (SIA) sangat diperlukan oleh sebuah perusahaan yang bergerak di bidang apapun. Alasannya karena mengandung sebuah proses untuk melaporkan kondisi keuangan perusahaan secara akurat dan benar untuk semua pihak yang membutuhkan. Selain itu juga dapat memberikan informasi yang tepat dan akurat, biaya produksi dapat ditekan dan menjadi lebih efektif dan efisien.

Untuk lebih rinci, berikut ini tujuan sistem informasi akuntansi beserta pengertian menurut para ahli, fungsi, dan manfaatnya yang telah dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (13/9/2021).

Pengertian Sistem Informasi Akuntansi Menurut Para Ahli

(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Carlos Muza)
(Foto: Ilustrasi laporan keuangan. Dok Unsplash/Carlos Muza)

Berikut ini terdapat beberapa pengertian sistem informasi akuntansi menurut ahli yang dapat dijadikan referensi. Diantaranya:

Wilkinson

Menurut Wilkinson, definisi sistem informasi akuntansi adalah sebuah sistem yang meliputi segala fungsi serta kegiatan akuntansi. Proses tersebut dilakukan dengan tujuan mempertimbangkan dampak dari operasional internal maupun eksternal perusahaan terhadap sumber daya ekonomi.

Nugroho Widjajanto

Nugroho Widjajanto dalam bukunya berjudul “Sistem Informasi Akuntansi” menjelaskan bahwa sistem informasi akuntansi merupakan kumpulan data terdiri dari susunan catatan, formulir, peralatan dan perlengkapan seperti komputer, alat komunikasi, tenaga pelaksana serta laporan yang saling terhubung.

Romney dan Steinbart

Menurut Romney & Steinbart dalam buku karya Fitriasari (2004) dijelaskan bahwa sistem informasi akuntansi merupakan sebuah rangkaian yang terdiri dari berbagai komponen saling berhubungan. Mulai dari tenaga pelaksana, prosedur, data, software serta infrastruktur teknologi.

Laudon

Menurut Laudon dalam buku berjudul “ Sistem Informasi Akuntansi” karya Azhar Susanto (2013), dijelaskan bahwa sistem informasi akuntansi merupakan serangkaian komponen yang memiliki hubungan dan kerjasama dengan tujuan untuk mengumpulkan, menyimpan, memproses informasi ekonomi perusahaan.

William S. Hopwood dan George H. Bodnar

William S. Hopwood & George H. Bodnar mendefinisikan sistem informasi akuntansi sebagai kumpulan sumber data yang dirancang khusus untuk mentransformasikan berbagai data ekonomi perusahaan menjadi sebuah laporan. Informasi tersebut selanjutnya dijadikan sebagai bahan dasar pengambilan keputusan.

Jones dan Rama

Pengertian sistem informasi akuntansi menurut Jones & Rama adalah bagian dari sebuah sistem informasi manajemen yang berkonsentrasi dalam bidang penyediaan laporan akuntansi dan keuangan. Semua itu dikomparasikan dengan data-data lainnya secara berkala serta rutin.

Mulyadi

Menurut Mulyadi sistem informasi akuntansi merupakan sebuah bentuk dari sistem informasi akuntansi yang berkonsentrasi pada proses pembuatan, penyajian dan memperbaiki informasi kepada pihak berwenang mengelola kegiatan bisnis untuk dijadikan bahan dasar pengambilan kebijakan.

Tujuan Sistem Informasi Akuntansi

Ilustrasi laporan keuangan. (Photo by Serpstat from Pexels)
Ilustrasi laporan keuangan. (Photo by Serpstat from Pexels)

Ada beberapa tujuan sistem informasi akuntansi yang penting untuk Anda pahami, yaitu:

1. Mendukung Fungsi Stewardship Manajemen

Menurut Hall (2001) tujuan sistem informasi akuntansi yakni mendukung fungsi stewardship. Seperti diketahui, dalam proses pengurusan operasional perusahaan pihak manajemen bertanggung jawab untuk mengatur dan mengelola sumber daya dengan benar.Tentunya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut agar membuat kebijakan yang benar, membutuhkan bahan pertimbangan. Untuk itulah sistem informasi akuntansi disusun agar dapat menghasilkan laporan ekonomi.

2. Mendukung Proses Pengambilan Keputusan

Seperti telah dipaparkan sebelumnya, bahwa sistem informasi akuntansi dirancang untuk membuat laporan melalui serangkain proses dari mulai pencatatan, identifikasi, pengolahan hingga penyajian dalam bentuk sebuah data keuangan. Berikutnya, data keuangan tersebut yang mencakup segala transaksi ekonomi perusahaan. Laporan itu nantinya diserahkan kepada pihak berwenang dalam hal ini adalah manajer untuk dijadikan dasar pertimbangan dalam menentukan sebuah kebijakan dan keputusan baru.

3. Mendukung Operasional Perusahaan

Tujuan sistem informasi akuntansi adalah membantu dalam hal hal penyediaan informasi ekonomi perusahaan yang nantinya data tersebut sangat dibutuhkan untuk banyak pihak untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Laporan ekonomi hasil dari sistem informasi akuntansi tersebut secara tidak langsung mendukung dan meningkatkan efisiensi perusahaan, sehingga semua proses pekerjaan dapat berjalan secara efektif serta efisien.

Fungsi Utama Sistem Informasi Akuntansi

Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel
Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel

Berikut ini penjelasan mengenai fungsi sistem informasi akuntansi dalam sebuah perusahaan yang penting untuk Anda ketahui, yaitu:

1. Pengumpulan dan Penyimpanan Data Bisnis

Fungsi utama disusunnya sistem informasi akuntansi yakni mengumpulkan serta menyimpan data yang berkaitan dengan kegiatan bisnis perusahaan. Semua itu dilakukan supaya segala aktivitas berjalan efektif dan efisien.Prosesnya sendiri dimulai dari menangkap data semua transaksi sesuai dokumen sumber. Kemudian mencatat kembali ke dalam jurnal berdasarkan kategorinya. Selanjutnya, mempostingnya di buku besar.

2. Menyediakan Informasi sebagai Dasar Pengambilan Keputusan

Sistem informasi akuntansi mempunyai fungsi utama yakni menyediakan laporan keuangan sebagai dasar pertimbangan untuk mengambil keputusan oleh pihak manajemen. Dalam data tersebut berisikan segala transaksi perusahaan.Sejauh ini dalam sistem manual, informasi yang dihasilkan oleh sistem informasi akuntansi berbentuk laporan. Dimana pada dokumen tersebut memiliki dua kategori utama yakni keuangan serta manajerial. Tentunya masing-masing mempunyai detail berbeda.

3. Menciptakan Pengendalian Internal Memadai

Sistem informasi akuntansi juga berfungsi untuk menciptakan pengendalian internal memadai. Dalam hal ini secara khusus memastikan bahwa laporan ekonomi yang dibuat sesuai prosedur dan aturan sehingga hasilnya valid serta bisa dipercaya.Sistem informasi akuntansi dirancang khusus untuk memastikan bahwa semua aktivitas bisnis berjalan secara efisien serta sesuai tujuan. Bukan hanya itu saja, dengan sistem informasi akuntansi maka kekayaan atau aset perusahaan bisa terjaga.

Manfaat Sistem Informasi Bagi Perusahaan

Ilustrasi melaporkan online bullies (unsplash)
Ilustrasi melaporkan online bullies (unsplash)

Berikut ini manfaat sistem informasi akuntansi bagi perusahaan yakni meliputi :

1. Manfaat Sistem Informasi Akuntansi Antar Departemen

Salah satu manfaat adanya sistem informasi akuntansi yakni dapat dirasakan oleh antar departemen. Seperti diketahui dalam sebuah perusahaan tentu setiap bagian memiliki tugas masing-masing namun saling memiliki keterkaitan. Dengan adanya sistem informasi akuntansi penyaluran informasi yang dimiliki oleh bagian tertentu bisa dengan mudah dan cepat diakses departemen lainnya. Tentunya kemudahan proses tersebut membuat pengerjaan tugas menjadi lebih efektif dan efisien.

2. Manfaat Sistem Informasi Akuntansi Secara Keseluruhan

Selain membawa manfaat bagi antar departemen, dengan berjalannya sistem informasi ini memberikan berbagai hal baik. Salah satunya yakni sistem informasi akuntansi mendukung pemrosesan transaksi bisnis harian perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien Tidak hanya itu sistem pelaporan keuangan dan manajemen yang merupakan bagian dari sistem informasi akuntansi dapat menghasilkan laporan valid dan bisa dipercaya. Dengan begitu, bahan tersebut dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil sebuah kebijakan atau keputusan.

Kendala Umum dalam Penerapan Sistem Informasi Akuntansi

Ilustrasi laporan keuangan/ Copyright envato.com by dolgachov
Ilustrasi laporan keuangan/ Copyright envato.com by dolgachov

Dalam penerapan sistem informasi akuntansi tentu tidak selalu berjalan mulus dan seringkali menemui hambatan serta halangan. Diantara sekian banyak kendala terdapat beberapa hal yang umum terjadi yakni seperti berikut:

1. Membutuhkan Waktu Lebih Lama untuk Adaptasi

Salah satu kendala paling umum terjadi dalam penerapan sistem informasi akuntansi yakni membutuhkan waktu adaptasi relatif lama. Pasalnya, kebanyakan sumber daya manusia belum siap dan memerlukan pelatihan khusus.

2. Tidak Tersedianya Accounting Software dan Piranti Komputer

Demi memperlancar sistem informasi akuntansi dan menjaga keamanan membutuhkan accounting software serta piranti komputer. Namun, kebanyakan perusahaan belum memiliki tools tersebut sehingga menghambat penerapan sistem informasi akuntansi.

3. Hasil Informasi Kurang Lengkap

Umumnya kendala yang seringkali terjadi dalam penerapan sistem informasi akuntansi yakni hasil laporan kurang lengkap. Sehingga untuk melakukan verifikasi membutuhkan waktu lebih lama dari target.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel