Tujuh atlet tuan rumah berlaga di final derajat Papua

·Bacaan 1 menit

Tujuh atlet tuan rumah akan bertanding pada babak final cabang olahraga tarung derajat Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang berlangsung di Gedung Serba Guna Eme Neme Yauware Mimika, Selasa (12/10), mulai pukul 09.00 WIT atau 07.00 WIB.

"Diperkirakan para petarung Papua akan bertarung lebih keras lagi besok, lebih semangat lagi, karena mereka sudah masuk babak final untuk membawa nama daerahnya sebagai tuan rumah PON XX," ujar Delegasi Teknis Tarung Derajat PON XX Papua Noves Narayana di Mimika, Senin.

Pertandingan di kelas putra 49,1--52 kilogram yang mempertemukan petarung tuan rumah Immanuel Fakdawer melawan wakil Kalimantan Timur M. Marcel Ferdinoor menjadi pembuka laga final.

Fakdawer melaju ke partai puncak setelah mengalahkan Agus Mujahidin (Jateng). Sementara Ferdinoor yang menjadi lawannya adalah peraih medali perak kejuaraan nasional tarung derajat sekaligus Prakualifikasi PON 2019.

Petarung binaan Sekolah Khusus Olahragawan Internasional (SKOI) Kaltim ini menjadi andalan daerahnya untuk kembali meraih emas di PON Papua.
​​​​​
Kemudian di kelas putri 45,1--50 kilogram, petarung Papua Beatriks Arwam akan ditantang Vinka Widyaningrum dari Jawa Tengah.

Elim Tabuni yang turun di kelas putra 61,1--64 kilogram akan menghadapi Farhan Attamamil Arda dari Sumatera Utara. Setelah itu, Akdamina S Epa yang tampil di kelas 54,1--58 kilogram putri bertemu Vebi Sesmita dari Sumatera Barat.

Petarung putri tuan rumah lainnya Darlin Asso akan berebut medali emas melawan atlet Nusa Tenggara Barat (NTB) Julyana Dewi.

Selanjutnya di kelas 67,1--70 kilogram putra, Alex Asyerem menjadi harapan Papua untuk merebut emas saat berhadapan dengan petarung Kaltim Nikolaus Toni Sega.

Petarung terakhir tuan rumah yang berlaga adalah Robertus Asso di kelas 70,1--75 kilogram melawan Kandar Hasan dari Aceh.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel