Tujuh fakta drama Mandarin kontroversi "The Long Ballad"

Maria Rosari Dwi Putri
·Bacaan 4 menit

"The Long Ballad" menjadi salah satu drama Mandarin yang sedang menjadi pembicaraan panas di kalangan warganet lantaran penuh kontroversi.

Drama ini dianggap mengancam persatuan, merusak kedaulatan negara dan memutarbalikkan sejarah. Boleh jadi, kontroversi inilah yang memancing banyak penonton sehingga "The Long Ballad" sangat ditunggu bahkan sebelum hari pemutarannya awal bulan ini.

"The Long Ballad" mengisahkan pemberontakan yang dipimpin pangeran kerajaan Li Shi Min (diperankan oleh Geng Le). Ia bahkan nekat menghabisi saudaranya, Li Jiancheng.

Putri Li JIancheng, bernama Li Chang Ge (diperankan oleh Dilraba Dilmurat) melarikan diri dan menyamar sebagai seorang pria. Chang Ge berharap dapat mengumpulkan pasukan untuk membunuh Li Shi Min dan membalas kematian keluarganya.

Sebelum menyaksikan drama sejarah sepanjang 50 episode di Viu, berikut ini adalah beberapa fakta yang harus Anda ketahui.

Baca juga: "Cinta Abadi Seindah Mimpi", drama baru aktris China Uighur Dilireba

Baca juga: Lay EXO akan main di drama China bersama Tang Wei

1.Bukan sembarang drama balas dendam

"The Long Ballad" mengusung genre drama sejarah, romansa, dan petualangan. Selain menceritakan balas dendam Li Chang Ge (Dilraba Dilmurat) atas kematian keluarganya, Anda juga disuguhkan bumbu intrik politik dengan latar Dinasti Tang.

Keadaan menjadi sulit ketika Li Chang Ge kalah dalam pengepungan yang dilakukan oleh Jenderal Ashina Sun (Leo Wu). Pemeran utama wanita digambarkan sebagai sosok yang tangguh dan berani dalam memperoleh keinginannya.

Balas dendam memang menjadi tujuan utama dari Li Chang Ge, namun ada persahabatan, percintaan, dan pengkhianatan yang terjadi selama Li Chang Ge meraih tujuannya. Selain jalan ceritanya yang unik, pemandangan indah sepanjang drama akan memanjakan mata Anda.

2. Drama adaptasi dari komik Manhua

Komik manhua merupakan komik yang berasal dari China dan istilah ini pertama kali muncul di tahun 1905. "The Long Ballad" atau yang dikenal juga dengan judul "Chang Ge Xing" merupakan adaptasi dari komik manhua dengan judul yang sama.

Xia Da adalah seniman manhua di balik cerita "The Long Ballad". Bahkan, untuk karya yang satu ini, Xia Da mendapatkan penghargaan Golden Monkey Awards untuk Komik China berseri.

Keberhasilan "The Long Ballad" sebagai komik manhua membuatnya dilirik untuk dibuat dalam bentuk drama televisi. Syuting "The Long Ballad" sendiri sudah dimulai sejak tahun 2019.

Baca juga: Film drama China "Back to 1942" dan 75 lainnya rebutkan Oscar

3. Dilraba Dilmurat didapuk sebagai pemeran utama

Li Chang Ge merupakan karakter utama pada drama "The Long Ballad". Karakter ini diperankan dengan baik oleh Dilraba Dilmurat atau yang juga dikenal dengan sebutan Dilireba. Ia memulai karir di bidang akting sejak tahun 2013, saat Dilireba mendapat peran utama sebagai Anarhan pada drama berjudul "Anarhan".

Bakat dibidang aktingnya dibuktikan dengan lebih dari 20 nominasi penghargaan. Selain jago berakting, Dilireba diketahui juga memiliki kemampuan dalam bidang tarik suara. Kebanyakan lagu yang ia nyanyikan adalah soundtrack dari drama dan film yang dibintanginya. Namun, ada juga lagu untuk charity COVID-19 berjudul "Hand in Hand".

4. Nation’s Little Brother disandingkan dengan Dilireba

Drama "The Long Ballad" memasangkan Dilireba dengan Leo Wu sebagai pemeran utama wanita dan pemeran utama prianya. Leo Wu berperan sebagai Ashina Sun, seorang jenderal yang pada akhirnya menyukai Li Chang Ge.

Leo Wu memulai karir di China sebagai bintang iklan di tahun 2002. Pada tahun 2006, ia mulai menjajal dunia akting di layar kaca hingga layar lebar. Karir Leo Wu yang semakin meroket membuat ia masuk dalam daftar 30 under 30 Asia 2017 versi Forbes China, untuk kategori 30 orang yang memiliki pengaruh besar di bidangnya di bawah usia 30 tahun. Selain itu Leo Wu juga menyandang predikat Nation's Little Brother di China.

5. Jajaran artis ternama sebagai second lead

Tidak hanya first lead yang menarik perhatian pemirsa. Jajaran second lead pada "The Long Ballad" juga tidak kalah mempesona.

Liu Yuning berperan sebagai Hao Du, jenderal yang ditugaskan untuk membunuh Li Chang Ge. Liu Yuning adalah penyanyi dan aktor. Ia merupakan penyanyi utama band rock Modern Brothers.

Zhao Lusi berperan sebagai sepupu dari Li Chang Ge yang bernama Li Leyan. Meskipun Zhao Lusi masih tergolong baru dalam dunia akting, namun ia pernah memenangkan dua kategori aktris terbaik pada ajang yang berbeda.

6. Pemeran pendukung yang patut diantisipasi

Akting dari pemeran pendukung juga mempengaruhi jalan cerita sehingga semakin membuat penonton penasaran. Aktor dan aktris yang mengambil peranan penting lain adalah Geng Le yang memerankan Li Shi Min, paman dari Li Cheng Ge.

Lalu ada juga penyanyi folk sekaligus aktris Sa Ding Ding yang mengisi karakter Jing Dan. Pemeran pendukung adalah Lu Xing Xu, Allen Fang, Liu Yan Bei, dan Chao Xi Yue. Akting mereka yang meyakinkan menjadikan drama "The Long Ballad" menarik untuk ditonton.

7. Sutradara handal di balik layar

Zhu Rui Bin atau Chu Yui Bin adalah sutradara terkenal di balik layar "The Long Ballad". Bekerja dengan Dilireba dalam drama televisi bukanlah kali pertama kali untuknya.

Mereka pernah bekerja dalam "Eternal Love of Dream". Banyak aktor dan aktris terkenal lainnya yang pernah bekerja sama dengan Zhu Rui Bin. Misalnya saja pada drama "Hot Blooded Youth" yang diperankan oleh Huang Zitao dan Sophie Zhang, Skate Into Love diperankan oleh Steven Zhang dan Janice Wu, dan Ashes of Love diperankan oleh Yang Zi dan Allen Deng.

Baca juga: Bibimbap dari China di "Vincenzo" jadi perbincangan penonton Korea

Baca juga: Daftar drama Asia baru hasil adaptasi novel dan komik terkenal

Baca juga: Daftar drama Asia yang bisa menghanyutkan perasaan di bulan Februari